
Warga Tapos, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini digegerkan oleh isu "teror pocong" yang viral di media sosial. (Dok warga Depok)
JawaPos.com - Isu teror pocong yang merebak di berbagai daerah, memicu ketakutan kolektif. Narasi tentang sosok berbalut kain putih membawa senjata tajam pada malam hari menambah kesan mencekam di masyarakat.
Namun, temuan polisi di lapangan menunjukkan fakta berbeda. Di beberapa daerah di Jawa Timur, teror pocong ternyata hanya ulah segelintir anak muda yang membuat konten untuk media sosial.
Mereka mengaku tak berniat meneror, apalagi tindak kriminal. Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah teror pocong merupakan ancaman baru yang perlu diwaspadai tau sekadar tren tiru-tiru (imitasi) media sosial?
Sosiolog Universitas Airlangga (Unair) Prof. Bagong Suyanto, mengatakan fenomena teror pocong dapat dibedakan menjadi dua kategori, yakni sebagai modus kejahatan dan aksi iseng anak muda mencari hiburan.
"Tetapi apapun motifnya, memang sosok pocong ini memiliki akar kultural yang kuat di masyarakat Indonesia, sehingga menjadi sesuatu yang menarik," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (29/5).
Perubahan Cara Anak Muda Memandang Dunia Mistis
Secara khusus, Prof. Bagong menyoroti adanya perubahan cara generasi muda memaknai dunia mistis. Perubahan itu terlihat dari minat remaja terhadap film-film horor dibanding genre lainnya.
"Ini kelihatan dari film-film populer yang ditonton anak muda sekarang, seperti Pengabdi Setan, Annabele, The Conjuring. Bukan lagi film remaja dan percintaan, seperti Dilan," imbuh Prof. Bagong.
Menurutnya, keberanian menghadapi hal-hal yang dianggap menyeramkan menjadi bagian dari identitas sosial anak muda. Mereka yang berani dianggap memiliki nilai lebih dalam lingkungan pergaulan.
Kondisi tersebut membuat sebagian remaja tertarik melakukan aktivitas yang berkaitan dengan unsur mistis. Mereka pun terdorong membuat konten pocong, yang belakangan menjadi buah bibir di masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
