Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 23.19 WIB

Istana Keluarkan Edaran, Instansi Plat Merah Tak Boleh Berlebihan Gelar Open House

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan kepada awak media di Kantor Kemhan pada Selasa (17/3). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan kepada awak media di Kantor Kemhan pada Selasa (17/3). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Pemerintah telah mengeluarkan surat edaran terkait dengan open house Idul Fitri 1447 hijriah. Melalui edaran tersebut, Istana melarang seluruh instansi plat merah menggelar open house berlebihan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo hadi menegaskan hal itu saat ditanyai oleh awak media di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Selasa (17/3).

”Sesuai dengan petunjuk beliau (Presiden Prabowo Subianto), kemarin kami sudah menyampaikan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk kami imbau tidak berlebihan dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal,” kata dia.

Edaran itu dikeluarkan karena Istana melihat masih banyak masyarakat Indonesia yang tengah berjuang untuk memperbaiki keadaan pasca terkena musibah. Karena itu, Istana mengimbau seluruh kementerian dan lembaga tidak berlebihan saat menggelar open house.

”Jadi, kami mengimbau untuk tidak terlalu berlebihan manakala menyelenggarakan kegiatan open house atau halal bihalal,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo menyampaikan bahwa pemerintah sudah bekerja keras untuk memastikan mudik berjalan aman dan lancar. Meski ada beberapa kondisi yang menjadi atensi seperti antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, pemerintah memastikan bahwa secara umum arus mudik tahun berjalan dengan baik.

”Sepenuhnya kami terus melakukan monitoring dan petugas-petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi supaya bisa bisa mengurangi kemacetan-kemacetan dan antrean-antrean,” kata dia.

Atas kerja keras tersebut, Prasetyo menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas. Baik personel Polri, TNI, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Kementerian BUMN seperti Pelindo, ASDP, serta Jasa Marga yang turut terlibat dalam Operasi Ketupat 2026.

”Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan masa rentang liburan ini dengan memilih pulang kampung sesuai dengan yang kita harapkan, sehingga tidak terjadi penumpukan di satu hari tertentu,” jelasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore