
Ilustrasi landasan Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar. (dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Gelombang banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh dalam beberapa hari terakhir sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang hendak bepergian menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Namun di tengah kondisi cuaca ekstrem itu, aktivitas penerbangan dari Jakarta menuju berbagai kota di Sumatera, termasuk Padang, Medan, dan Banda Aceh, justru masih berjalan normal tanpa gangguan berarti dari sisi jadwal maupun operasional bandara.
Pantauan JawaPos.com di sejumlah aplikasi dan website pemesanan tiket online, sejumlah bandara seperti Minangkabau (Padang), Kualanamu (Medan), dan Sultan Iskandarmuda (Banda Aceh) tetap melayani penerbangan reguler dengan penyesuaian keamanan standar cuaca.
Artinya, para penumpang yang sudah merencanakan perjalanan untuk mudik, liburan, atau urusan pekerjaan masih bisa bernapas lega.
Meski begitu, ada satu hal yang cukup mencolok: harga tiket pesawat Jakarta–Aceh merangkak naik secara signifikan.
Dari hasil penelusuran di beberapa situs dan aplikasi pemesanan tiket online, terlihat bahwa tiket pesawat rute Jakarta–Aceh untuk keberangkatan sekitar sepekan ke depan hampir tak ada lagi yang berada di kisaran harga Rp 1 jutaan.
Padahal pada kondisi normal di luar musim liburan, sebagian maskapai masih kerap menjual tiket Jakarta–Aceh di harga Rp 800 ribu hingga Rp 1,4 jutaan.
Kini, mayoritas tiket sudah memasuki rentang Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta, bergantung maskapai dan jam keberangkatan.
Kenaikan ini dipengaruhi beberapa faktor, antara lain meningkatnya permintaan menjelang libur akhir tahun dan kondisi cuaca ekstrem yang membuat sejumlah penumpang memilih transportasi udara sebagai opsi paling aman.
Berikut gambaran harga tiket terkini dari beberapa maskapai yang melayani penerbangan langsung Jakarta–Aceh:
Super Air Jet yang terbang langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Sultan Iskandarmuda pada siang hari, kini mematok tarif di kisaran Rp 2,2 juta.
Maskapai ini dikenal dengan konsep low-cost carrier, namun pada momentum liburan panjang dan pascabencana, tarifnya ikut menyesuaikan permintaan pasar.
Pelita Air menjadi salah satu pilihan bagi pelancong yang ingin berangkat pagi. Untuk jadwal keberangkatan dari Soekarno-Hatta menuju Aceh, tiket dipasarkan dengan harga Rp 2,3 jutaan.
Meski bukan maskapai berbiaya rendah, Pelita Air kerap dipilih karena jadwalnya yang stabil dan pesawatnya yang tergolong baru.
Batik Air menawarkan penerbangan sore dengan tarif berada di kisaran Rp 2,5 juta. Selain menyediakan layanan full service, Batik Air juga memiliki jadwal yang konsisten meski terjadi gangguan cuaca atau tingginya volume penumpang.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
