
Demo 25 Agustus di kawasan gedung DPR rusuh, massa bentrok dengan petugas. Polisi menghalau massa dengan menyemprotkan air dan menembakkan gas air mata. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Aksi demo berujung kerusuhan pada akhir Agustus lalu membuat Polri menjadi sorotan secara luas. Untuk merespons kritik tajam yang disampaikan oleh banyak pihak, Korps Bhayangkara mengambil sejumlah langkah strategis. Hasilnya, kerusuhan dapat diatasi dan kepercayaan publik terhadap Polri kembali naik.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa hasil survei terbaru yang dirilis oleh Litbang Kompas menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polri sudah menembus angka 76,2 persen. Menurut dia angka tersebut patut disyukuri, namun tetap harus dibarengi dengan langkah-langkah perbaikan.
"Hasil penelitian Litbang Kompas yang menempatkan tingkat kepercayaan publik kepada Polri pada angka 76,2 itu adalah capaian yang patut disyukuri, Polri menyadari masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, baik dalam pelayanan, sikap anggota, maupun konsistensi dalam penegakan hukum," ungkap Trunoyudo saat dikonfirmasi pada Kamis (13/11). Angka itu merupakan akumulasi masyarakat yang percaya dan sangat percaya terhadap Polri.
Hasil survei tersebut menunjukkan pemulihan citra Polri pasca aksi demo dan kerusuhan di berbagai daerah Indonesia yang terjadi pada akhir Agustus lalu. Berdasar data, survei dilakukan pada 9-16 Oktober 2025 secara tatap muka di 38 provinsi. Survei itu melibatkan 1.200 orang dan menggunakan metode multistage random sampling.
"Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan amanah kepada seluruh Personel Polri, kepercayaan publik merupakan amanah yang harus dijaga, Polri terus belajar, terbuka terhadap kritik, dan berkomitmen memperbaiki diri untuk lebih profesional," terang Trunoyudo.
Jenderal bintang satu Polri itu pun menyatakan bahwa instansinya terus berusaha merespons cepat setiap aduan masyarakat. Tidak hanya itu, Polri berupaya agar seluruh personel yang bertugas selalu mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
"Momentum ini sebagai motivasi untuk memperkuat kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata untuk bekerja lebih baik lagi, lebih dekat dengan masyarakat dan lebih konsisten menjaga amanah," imbuhnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
