
Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (Mabes Polri)
JawaPos.com-Sesuai dengan keterangan yang disampaikan pekan lalu oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Polri menyelenggarakan dialog publik bersama sejumlah ahli dan perwakilan koalisi masyarakat sipil. Dalam dialog yang berlangsung pada Senin (29/9), Jenderal Sigit menyinggung pentingnya menjaga stabilitas keamanan.
Meski tidak dapat hadir secara langsung karena tengah mendampingi Presiden Prabowo, dalam sambutan yang disampaikan melalui rekaman video, Sigit menyampaikan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sangat penting. Sebab, pengaruhnya luas. Bukan hanya pada aktivitas masyarakat sehari-hari, melainkan turut berpengaruh pada iklim perekonomian nasional.
”Oleh karena itu, kita harus menjaga stabilitas kamtibmas sehingga iklim investasi tetap kondusif serta pertumbuhan pembangunan nasional dapat terus berjalan dengan optimal untuk mencapai tujuan mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Sigit.
Menurut orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu, stabilitas kamtibmas dibutuhkan agar program-program pemerintah yang dilaksanakan untuk kebaikan masyarakat dapat terlaksana. Tanpa stabilitas kamtibmas, program-program yang diantaranya bertujuan menghadirkan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak akan terlaksana.
”Kita harus ingat bahwa ada pembangunan nasional yang harus kita kawal guna mendorong kemajuan bangsa,” imbuhnya.
Mantan kepala Bareskrim Polri itu menyatakan bahwa kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus lalu berdampak pada stabilitas kamtibmas dan berpotensi mengganggu perekonomian nasional. Termasuk timbulnya kekhawatiran di kalangan investor yang sudah berniat berinvestasi di Indonesia. Sigit menyatakan bahwa kerusuhan itu menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.
”Selain kerugian material seperti rusaknya fasilitas publik, gedung DPR, markas polisi di berbagai daerah, juga terdapat korban jiwa serta kerugian yang bersifat immaterial berupa rasa takut, kekhawatiran, dan rasa trauma di tengah masyarakat,” jelas Sigit.
Karena itu, Sigit menyatakan bahwa semua pihak harus memastikan kebebasan berpendapat dijalankan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab. Dia tegas menyebut, ruang demokrasi harus tetap hidup.
Namun demikian, tidak boleh menjadi celah bagi tindakan yang menghambat kemajuan bangsa. Apalagi sampai menyebabkan korban jiwa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
