
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Polri)
JawaPos.com - Angka kecelakaan lalu lintas masih tinggi. Bahkan menjadi salah satu penyumbang angka kematian tertinggi. Polri kerap kali menjadi kambing hitam dalam tingginya angka kecelakaan, padahal tanggung jawab itu tidak hanya menjadi beban Korps Bhayangkara.
Penanggulangan kecelakaan merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan melalui Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUNK LLAJ). RUNK hadir dengan pendekatan terintegrasi melalui lima pilar utama.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, keselamatan lalu lintas tidak bisa dikerjakan oleh satu institusi saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil.
Para pemangku kepentingan ini perlu manajemen keselamatan jalan, seluruh pihak duduk bersama menyusun strategi komprehensif, mulai dari perencanaan, pengawasan, hingga evaluasi.
“Setiap pemangku kepentingan memiliki peran. Polisi memang berada di garda depan penegakan hukum, tetapi kualitas jalan, standar kendaraan, hingga layanan kesehatan darurat sama pentingnya. Mari kita bersama-sama membangun budaya tertib dan selamat di jalan,” ujar Agus, Rabu (27/8).
Banyak kecelakaan terjadi karena kondisi jalan yang kurang mendukung keselamatan. Oleh karena itu perlu perbaikan kualitas infrastruktur jalan, penyediaan rambu dan perlengkapan jalan, serta pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) dan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) untuk melindungi pelajar.
Teknologi kendaraan menjadi faktor penting dalam mencegah sekaligus meminimalkan dampak kecelakaan. Standar keselamatan kendaraan, baik aktif misalnya sistem rem ABS, sabuk pengaman, maupun pasif seperti airbag, rangka pelindung terus dikembangkan dan diwajibkan agar setiap kendaraan layak digunakan di jalan.
Menurut Agus, faktor manusia masih menjadi penyebab dominan kecelakaan. Karena itu, penegakan hukum lalu lintas, pendidikan keselamatan, serta kampanye kesadaran publik terus digalakan. Masyarakat diharapkan semakin disiplin, patuh aturan, dan mengutamakan keselamatan diri serta orang lain saat berkendara.
Ketika kecelakaan terjadi, kecepatan dan ketepatan penanganan sangat menentukan keselamatan korban. RUNK mendorong peningkatan respons darurat, penguatan sistem gawat darurat terpadu, hingga rehabilitasi jangka panjang bagi para penyintas atau mereka yang selamat dari kecelakaan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
