Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 23.15 WIB

Tingkatkan Layanan Lalu Lintas untuk Rakyat, Korlantas Polri Serap Masukan dari Pakar

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menggelar diskusi bersama para pakar, akademisi, dan pengamat transportasi serta keselamatan. (Polri) - Image

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menggelar diskusi bersama para pakar, akademisi, dan pengamat transportasi serta keselamatan. (Polri)

JawaPos.com - Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menggelar diskusi bersama para pakar, akademisi, dan pengamat transportasi serta keselamatan. Kegiatan ini dalam rangka perbaikan pelayanan masyarakat terutama di bidang lalu lintas.

Agus mengatakan, penting bagi Polri mendengar masukan dan aspirasi berbagai kelompok masyarakat. Melalui masukan ini diharapkan bisa menjadi kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kebijakan Korlantas harus lahir dari saran masyarakat, pakar, akademisi, maupun pengamat. Transformasi organisasi dan transformasi operasional menjadi kunci agar kehadiran Korlantas benar-benar dirasakan publik,” ujar Agus, Selasa (26/8).

Agus menuturkan, transformasi organisasi mencakup dua aspek, yakni struktur yang solid dan prestasi nyata. Dua hal ini yang perlu dimaksimalkan oleh Polri.

“Organisasi harus besar karena struktur, tapi juga besar karena prestasi. Dua-duanya harus dikawal,” imbuhnya.

Transformasi operasional dilakukan dengan menjadikan Korlantas lebih aktif di lapangan. Petugas di lapangan harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat agar budaya berlalu lintas terbangun.

“Kehadiran Korlantas di lapangan bukan sekadar teknis, tapi hadir nyata agar publik merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Selain itu, Agus juga menyoroti pengembangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Ia mengakui sistem tilang elektronik ini masih perlu penyempurnaan agar lebih efektif dan sah secara hukum.

“Kita sedang mengkaji perbedaan barang bukti fisik dan digital, serta syarat formil agar penegakan hukum berbasis ETLE memiliki legitimasi kuat,” ungkapnya.

Selain itu, program Korlantas Menyapa terus diperkuat dengan pendekatan humanis, mulai dari menyapa wajib pajak hingga masuk ke sekolah, pesantren, dan komunitas. Semua diarahkan untuk keterbukaan pelayanan sekaligus kampanye keselamatan.

Jenderal bintang dua ini menggarisbawahi persoalan keselamatan lalu lintas. Menurutnya, meski angka kecelakaan masih tinggi, tren menurun sudah terlihat. Pada operasi terakhir, fatalitas kecelakaan tercatat turun 51 persen dalam 17 hari, sementara jumlah kecelakaan berkurang sekitar 30 persen.

“Negara harus berani bersikap, termasuk menertibkan kendaraan over dimensi dan overload, agar dampak penurunan kecelakaan semakin signifikan,” tandasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore