Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Juli 2025 | 17.23 WIB

Putra Sulung KDM dan Wabup Garut Minta Maaf Pesta Rakyat Nikahannya Renggut 3 Nyawa dan Korban Luka-luka

Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina (kanan) bersama suaminya Maula Akbar. (Feri Purnama/Antara)

JawaPos.com - Pernikahan putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Maulana Akbar, dengan Wakil Bupati Garut Putri Karlina menyisakan insiden nahas, berupa jatuhnya korban jiwa. Sebab, terdapat 3 warga meninggal dunia, 8 warga menjalani perawatan intensif, dan 19 warga rawat jalan.

Maulana Akbar menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Sambil terlihat menahan tangis, Maulana Akbar menyatakan tidak ada niatan jahat dari acara pesta rakyat rangkaian penikahan dirinya dengan Putri Karlina, anak dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto.

"Saya mohon permohonan maaf untuk semuanya, tidak ada maksud dan niatan dari kami untuk melukai hati dan para keluarga korban," kata Maulana Akbar, dikutip Minggu (20/7).

Ia menjelaskan, ide pembagian makanan gratis muncul secara spontan. Menurutnya, banyak warga yang sudah berkumpul sejak siang untuk menunggu malam hiburan yang disiapkan keluarga besar kedua mempelai. Melihat kondisi tersebut, makanan yang tersedia pun akhirnya dibagikan sebagai bentuk antusiasme masyarakat.

"Niat kami untuk makan gratis bukan untuk memberikan hal yang cuma-cuma. Ketika warga sudah mulai berkumpul dari siang hari menunggu acara malam hiburan, saya berpikir daripada warga hanya berdiri menunggu dan makanan masih banyak, ya sudahlah kita berikan saja," tuturnya.

Namun, Maulana mengaku tidak mengetahui bagaimana kericuhan dan pembagian makan gratis bisa menyebar begitu luas sehingga menimbulkan kekacauan. Ia pun mengaku tengah menelusuri penyebab terjadinya kekacauan tersebut.

"Konsep kami bersama istri, dilakukan secara terbuka tanpa penutupan, tanpa penyekatan, tanpa pengumuman. Entah dari mulut siapa tercipta istilah makan gratis itu setelah jam 1 siang, itu yang sedang saya dalami," ujarnya.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan makanan yang disediakan di area pesta dimaksudkan bagi masyarakat yang telah hadir lebih awal. Namun, area tersebut memang terdapat petugas keamanan yang berjaga.

"Untuk makanan yang tergelar itu murni hanya untuk masyarakat yang memang sedang menunggu dipersilakan makan tanpa ada penghalangan. Kebetulan disitu banyak petugas yang berjaga ya itu memang untuk itu," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, istri Maulana Akbar, yang juga Wakil Bupati Garut, Putri Karlina menyampaikan bela sungkawa atas insiden jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam pesta rakyat pernikahannya.

"Turut berbela sungkawa atas insiden musibah yang terjadi tepat setelah dua hari, hari yang saya tandai sebagai hari paling bahagia di hidup saya," urai Putri.

Putri memastikan, tidak ada niatan bagi dirinya bersama suami dalam acara hari bahagia tersebut menimbulkan kekacauan.

"Tidak ada sedikitpun niatan untuk melukai, menyakiti, bahkan nauzubillah innalillahi sampai ada yang kehilangan nyawa, tidak ada, sedetikpun setitikpun diniatan hati saya," sambunya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore