
Suasana khidmat menyelimuti pelataran SMA Taruna Nusantara (TN) di Magelang, Jawa Tengah, saat upacara Pembukaan Pendidikan dan Pelantikan Siswa Angkatan ke-36 digelar/(Istimewa).
JawaPos.com – Suasana khidmat menyelimuti pelataran SMA Taruna Nusantara (TN) di Magelang, Jawa Tengah, saat upacara Pembukaan Pendidikan dan Pelantikan Siswa Angkatan ke-36 digelar.
Namun, tak disangka, momen itu berubah menjadi lebih istimewa ketika sekelompok alumni dari berbagai angkatan tampil dalam sebuah defile dadakan—aksi spontan yang membangkitkan nostalgia dan menyatukan semangat lintas generasi.
Dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMA TN Mayjen TNI Muhammad Imam Gogor Agnie Aditya, yang juga alumnus Angkatan ke-3, barisan alumni itu melangkah dengan penuh semangat di depan para siswa baru dan tamu undangan.
Sorotan tertuju pada dua tokoh penting yang hari itu tampil sebagai inspektur upacara: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Menteri Luar Negeri Sugiono. Keduanya menerima penghormatan khusus dari barisan alumni.
Defile mendadak ini bukan sekadar barisan biasa. Deretan alumni yang ikut serta adalah sosok-sosok penting dari berbagai sektor strategis nasional. Terlihat di antaranya Mensesneg Prasetyo Hadi, Anggota DPR RI Endipat Wijaya, Kapuspen TNI Mayjen Kristomei, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achirudin, hingga Deputi Kemenko Infrastruktur Rachmat Kaimuddin dan Deputi Kemen BUMN Tedi Bharata.
Juga hadir Staf Khusus Menteri Herzaky Mahendra Putra, Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Si Made Rai, serta para pemimpin perusahaan nasional seperti Dirut Garuda Wamildan Tsani dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri.
Bahkan, tokoh penegak hukum seperti Brigjen Pol Hengki Hariyadi dari Bareskrim Polri dan Rektor Universitas Sumatera Selatan, Yudha Pratomo, turut melangkah dalam barisan yang penuh semangat ini.
Tradisi defile memang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan setiap siswa SMA Taruna Nusantara. Biasanya dilakukan dua kali: pertama saat pelantikan siswa baru, dan kedua setelah mereka menyelesaikan masa pendidikan dasar selama tiga bulan.
Namun defile yang satu ini berbeda. Spontan, tanpa persiapan atau latihan, dan dilakukan oleh para alumni yang sebagian besar telah puluhan tahun meninggalkan bangku sekolah.
“Tanpa persiapan, tanpa latihan, kami-kami yang sudah puluhan tahun lulus, dari Angkatan 1 sampai 20, menjajal kembali paving block tempat dulu kami defile pertama kali,” tulis Staf Khusus Menko Infrastruktur, Herzaky Mahendra Putra, dalam unggahan video di media sosialnya.
Yang mengejutkan, meski berlangsung spontan, barisan alumni itu tampil selaras dan kompak, seolah waktu tidak pernah memisahkan mereka. Di tengah senyum puas yang terukir di wajah Menko AHY dan Menlu Sugiono, terlihat sebuah pesan kuat: bahwa ikatan batin para alumni TN tak lekang dimakan zaman.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
