
Presiden Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, di Istana Al-Salam, Rabu (2/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Mimpi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Kampung Haji di Arab Saudi mulai menunjukkan titik terang. Dalam pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, di Istana Al-Salam pada Rabu (2/7), kedua pemimpin negara menempatkan penguatan fasilitas haji sebagai salah satu agenda strategis.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut mengatakan, berbagai hal penting terkait haji dibahas secara mendalam bersama otoritas Kerajaan Arab Saudi.
“Saya bersama Gus Irfan (Kepala BP Haji) dan Pak Menko Pangan (Zulkifli Hasan) mendengarkan langsung bahwa semua permintaan Presiden Indonesia terkait haji telah dipenuhi oleh pihak Saudi. Salah satunya adalah mengenai kuota haji detailnya akan dibicarakan lebih lanjut,” kata Nasaruddin Umar di Jeddah, dikutip Jumat (4/7).
Nasaruddin mengungkapkan proyek perumahan haji menjadi prioritas, termasuk rencana optimalisasi Bandara Taibah di Madinah untuk mempermudah mobilitas jamaah.
“Selain itu, ada juga pembahasan mengenai penggunaan fasilitas Bandara Taibah ke depannya, jika perumahan haji sudah selesai dibangun,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, lanjut Nasaruddin, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan kenyamanan ibadah jamaah haji.
“Selain perumahan, dibahas juga mengenai bagaimana meningkatkan kenyamanan ibadah haji ke depan,” ungkap Nasaruddin.
Sebagai langkah konkret, Indonesia dan Arab Saudi menyepakati pembentukan Dewan Koordinasi Tertinggi yang akan menjadi platform utama kerja sama strategis kedua negara di berbagai sektor.
“Oleh karena itu, dibentuklah Dewan Konsultasi Tertinggi yang akan dipimpin langsung oleh Bapak Presiden bersama Putra Mahkota. Dewan ini nantinya akan memiliki anggota dan tim kerja,” ujar Nasaruddin.
Tak hanya fokus pada aspek keagamaan, Prabowo juga mendorong penguatan kerja sama ekonomi. Pemerintah Indonesia menyampaikan harapan agar Putra Mahkota terlibat langsung dalam mempercepat finalisasi perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC).
“Karena itu, tadi disampaikan harapan agar Putra Mahkota bisa turun tangan langsung untuk mempercepat proses ini, karena beliau adalah tokoh kunci dalam struktur tersebut,” urai Nasaruddin.
Sementara, Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji Mochamad Irfan Yusuf, menjelaskan Pemerintah Indonesia akan membentuk tim khusus untuk merealisasikan Kampung Haji di Arab Saudi.
"Terkait rencana pembangunan Kampung Haji. Beliau menyampaikan bahwa akan dibentuk tim untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan kerja sama antara pemerintah Saudi dan pemerintah Indonesia,” ungkap Gus Irfan.
Pembentukan tim kajian bersama menjadi langkah awal untuk merumuskan model kerja sama teknis dan aspek regulasi yang diperlukan.
“Sesuai dengan arahan Presiden, kita sudah bekerja sama dengan BPH (Badan Pengelola Haji) untuk segera menindaklanjuti penyusunan undang-undang yang akan mengatur hal tersebut,” jelasnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
