
Melanjutkan kunjungan hari keduanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Joko Widodo bertolak menuju Kabupaten Nagekeo. (presiden.go.id)
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo melanjutkan kunjungan hari keduanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan penuh antusias. Pada Selasa, (5/12), beliau dan rombongan terbatas menggunakan helikopter Super Puma TNI AU, lepas landas dari Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Dilansir presidenri.go.id pada Selasa (5/12), Presiden beserta rombongan berangkat dari Bandar Udara Komodo sekitar pukul 06.30 WIB. Di bandara, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, tampak melepas keberangkatan Presiden Jokowi menuju Kabupaten Nagekeo.
Perjalanan ini menjadi simbol kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan wilayah terdepan. Setibanya di Kabupaten Nagekeo, Presiden Jokowi tak langsung menyia-nyiakan waktu. Langsung menuju lokasi proyek strategis, yaitu Bendungan Mbay.
Bendungan Mbay sendiri merupakan salah satu bendungan utama di Kabupaten Nagekeo yang diharapkan mampu menampung air sebesar 51,74 juta m3. Pembangunannya dimulai sejak tahun 2021 dengan menelan anggaran sekitar Rp1,47 triliun dari APBN.
Tercatat hingga 14 Juni 2023, progres konstruksi Bendungan Mbay sudah 16,01 persen dan ditargetkan selesai akhir 2024. Bendungan Mbay memiliki fungsi utama sebagai pengairan irigasi di Kabupaten Nagekeo, di mana komoditas unggulannya seperti padi dan palawija yang membutuhkan sumber air irigasi.
Dengan meninjau progres pembangunan, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan infrastruktur penting bagi masyarakat. Tidak hanya sebatas pembangunan, Jokowi kemudian mengunjungi pasar setempat.
Kehadirannya bukan hanya sekadar inspeksi harga kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai bentuk perhatian langsung kepada masyarakat. Langkah berikutnya membawa Presiden Jokowi ke Kompleks Pergudangan Dunga.
Di sana, dengan cermat, beliau mengecek stok beras dan menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Tindakan ini menggarisbawahi peran penting pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Ganjar Blusukan ke Pasar Baru di Balikpapan, Terima Keluhan Pedagang hingga Beli Dagangannya
Pada siang harinya, Presiden kembali ke Kabupaten Manggarai Barat untuk mengunjungi Embung Anak Munting. Di lokasi ini, beliau tidak hanya menyaksikan proyek pembangunan, tetapi juga secara simbolis menanam pohon bersama, menyuarakan pesan tentang keberlanjutan lingkungan.
Rangkaian kunjungan berlanjut hingga sore, ketika Kepala Negara melanjutkan perjalanan ke Kota Kupang. Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Kunjungan ini tak hanya tentang proyek-proyek besar, tetapi juga tentang keterlibatan langsung pemimpin negara dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
