
Mohammad Assegaf (MUHAMAD ALI/JAWA POS)
JawaPos.com – Dunia hukum Indonesia berduka. Pengacara senior Mohammad Assegaf meninggal kemarin (22/6).
Pengacara yang juga anggota Dewan Pengawas Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) itu mengembuskan napas terakhir di Jakarta pukul 13.00. Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikadin Erwin Natosmal Oemar mengatakan, kepergian Assegaf menyisakan duka mendalam bagi para advokat, khususnya yang bernaung di Ikadin. Assegaf banyak berkontribusi untuk organisasi profesi advokat yang berdiri sejak 1985 itu.
”Bang Assegaf adalah salah satu senior kami yang banyak memperjuangkan profesi advokat,” kata Erwin saat dihubungi Jawa Pos.
Selama berkiprah sebagai advokat, Assegaf menangani banyak perkara yang melibatkan tokoh populer. Di antaranya, menjadi kuasa hukum mantan Presiden Soeharto sebelum meninggal.
Assegaf pernah pula membela M. Rizieq Syihab terkait dengan perkara tindak pidana kekerasan pada 2008. Advokat yang mengawali karier di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) itu juga pernah membela Pollycarpus Budihari Priyanto, terdakwa kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir, pada 2011.
Di luar dunia hukum, Assegaf juga pernah menjajal dunia akting. Dia turut berperan dalam film 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta yang juga dibintangi Reza Rahardian dan Laura Basuki.
Terlepas dari kontroversi perkara yang ditangani, Erwin menilai Assegaf sebagai sosok advokat yang tekun dan teliti dalam hal pembelaan klien. Banyak naskah pembelaan (pleidoi) yang pernah disusun Assegaf menjadi rujukan advokat-advokat junior.
”Misalnya, pembelaan untuk kasus Tanjung Priok di era Orde Baru,” ungkap Erwin.
Dari Assegaf, Erwin mendapat banyak pelajaran tentang profesi advokat. Salah satunya mengenai prinsip advokat yang harus memiliki etika dan tidak ’’main mata”. ”Bang Assegaf itu memang kuat di hukum pidana,” paparnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
