
EVAKUASI: Jenazah Sugeng tiba di dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara, Merauke, kemarin (28/8). (YULIUS/CENDERAWASIH POS)
Pemprov Papua Dorong Pusat Kirim Surat Protes ke PNG
JawaPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mendorong pemerintah pusat segera mengeluarkan surat protes terkait dengan penembakan kapal ikan asal Merauke oleh tentara Papua Nugini (PNG). Perwakilan Indonesia di negeri yang beribu kota di Port Moresby tersebut juga diharapkan segera mengonfirmasi dua kapal lain yang keberadaannya belum diketahui.
Insiden penembakan pada Senin (22/8) itu telah menewaskan seorang nelayan asal Merauke, Papua, bernama Sugeng. Sugeng adalah nakhoda KMN (kapal motor nelayan) Kevin. Insiden berdarah tersebut diawali masuknya tiga KMN ke wilayah laut PNG. Dua KMN lainnya adalah KMN Arsila 77 dan KMN Baraka Paris.
”Memang, kalau kita lihat seperti begini, nelayan kita juga salah karena menangkap ikan di wilayah perairan Papua Nugini. Namun, kita juga harus melihat penembakan ini tidak manusiawi karena mereka (tentara patroli PNG, Red) mendatangi kapal dan langsung memberondong dengan tembakan,” kata Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Provinsi Papua Suzana Wanggai di Merauke, Papua, sebagaimana yang dilansir Cenderawasih Pos kemarin (24/8).
Kemarin, bersama Sekda Papua Ridwan Rumasukun, Susi –sapaan akrab Suzana Wanggai– mengadakan pertemuan tertutup dengan Wakil Bupati Merauke Riduwan. Sehari sebelumnya, Riduwan menyebut bahwa KMN Arsila 77 dan Baraka Paris mungkin ditahan patroli PNG. Total, ada 18 kru di dua kapal tersebut. Namun, sampai kemarin pukul 22.00 WIB, belum ada konfirmasi resmi kedua kapal dan para kru memang ditahan di PNG atau tidak.
Susi menegaskan, Pemprov Papua masih terus berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah Indonesia di Papua Nugini terkait dua kapal tersebut. ”Kedutaan Besar RI di Port Moresby dan Konsulat RI di Vanimo telah menelusuri dan berkoordinasi dengan otoritas terkait di Papua Nugini,” ujarnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
