
Photo
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan pernyataan kontroversial saat mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membenci produk asing. Jokowi pun mengaku bingung omongannya ramai diperbincangkan.
Menurut Jokowi, semua pihak punya hak membenci produk asing demi lebih bisa mencintai produk sendiri.
"Boleh saja kita ngomong tidak suka pada produk asing. Masa kita nggak boleh? Gitu saja ramai. Boleh kan kita enggak suka dengan produk asing?" ujar Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) 2021 di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3).
Jokowi menambahkan, agar produk dalam negeri bisa bersaing dengan produk luar, ada hal-hal yang harus dilakukan. "Harus memperbaiki kualitasnya, memperbaiki packaging-nya, memperbaiki desainnya agar bisa mengikuti tren," katanya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menggaungkan ajakan untuk cinta produk dalam negeri. Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengajak untuk membenci produk luar negeri.
"Gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri. Bukan hanya cinta, tapi benci. Cinta barang kita, benci produk dari luar negeri," katanya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
