
Tim penyelam dari Basarnas ketika mengevakuasi bagian black box FDR di perairan Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Basarnas mengaku tak memiliki alat-alat untuk mencari CVR
JawaPos.com - Proses evakuasi korban dan bangkai pesawat Lion Air PK-LQP sudah memasuki hari ke-10, Rabu (7/11). Sebanyak 186 kantung jenazah telah diserahkan ke RS Polri Kramatjati untuk proses identifikasi. Namun hingga saat ini, search and rescue (SAR) belum berhasil menemukan black box Cockpit Voice Recorder (CVR).
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan, pihaknya akan fokus melakukan pencarian korban dengan perpanjangan waktu selama tiga hari. Namun, pencarian CVR bukan kewenangan Basarnas.
"Bukan tim Basarnas tugasnya mencari itu (CVR)," kata Syaugi di Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (7/11).
Syaugi menuturkan, teknologi untuk menemukan CVR hanya dimiliki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Namun jika sinyal CVR ditemukan dalam waktu tiga hari ke depan, tim penyelam Basarnas akan membantu.
"Jadi alat-alat itu adalah punya KNKT dan BPPT bukan di Basarnas. Kita mendukung penyelam-penyelam," ucap Syaugi.
Kendati demikian, sambung Syaugi, pihaknya akan lebih fokus melakukan evakuasi korban dengan kemampuan yang dimiliki tim Basarnas.
"Akan kita intefsifkan radius 250 meter, kita mempunyai 220 tim untuk mencari korban," terang Syaugi.
Lebih jauh, jenderal bintang tiga TNI AU ini menyebut pihaknya akan siap membantu jika CVR milik pesawat Boeing 737 Max 8 itu ditemukan.
"Jadi polanya seperti itu, utama kita mencari korban, kalau itu sudah tidak ada lagi ya kita tutup. Tapi untuk CVR itu kewenangan KNKT dan BPPT, mereka memang meminta bantuan tim penyelam, kami dukung," tandas Syaugi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
