
Ilustrasi pesawat Lion Air
JawaPos.com - Gaji pilot Lion Air yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan terbilang kecil. Bahkan jika dibandingkan dengan co-pilot mereka, perbedaannya sangat signifikan.
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengungkap, gaji pilot Lion Air yang dilaporkan ke pihaknya sebesar Rp 3,7 juta. Sementara untuk co-pilot sejumlah Rp 20 juta.
"Kemudian gaji pramugari sebesar Rp 3,6 juta, dan ada juga Rp 3,9 juta. tentunya kita bertanya kenapa sih masa gajinya segitu," bebernya di RS Polri, Jakarta, Rabu (31/10).
Ya, dia memandang aneh besaran gaji yang dilaporkan tersebut lantaran hal ini sangat merugikan peserta. Sebab dasar untuk memberikan jaminan terhadap korban yakni sesuai upah yang dilaporkan dikali 48.
"Jadi kalau gajinya Rp 30 juta, hanya dilaporkan Rp 3 juta, artinya si karyawan ini dirugikan. Seharusnya menerima 48x30 juta, ternyata hanya menerima 48x Rp 3 juta," jelas Agus merinci.
Ditanya mengapa upah yang dilaporkan ke BPJS sangat kecil, Agus tidak bisa menjawabnya. Dia hanya memprediksi bahwa perusahaan takut menjadi beban keuangan.
Pasalnya, yang membayar premi atau iuran adalah perusahaan. "Jadi kan perusahaan bayar preminya tiap bulan, kalau laporannya gede kan yang dibayarkan ke BPJS juga besar," sebut dia.
Kejanggalan ini katanya sempat disampaikan ke pihak Lion Air melalui surat teguran. Manajemen maskapai tersebut kabarnya akan memenuhi dan menyesuaikan upah secara bertahap.
"Jadi gajinya mungkin Rp 3 juta, kemudian Rp 5 juta, secara bertahap. Tapi belum proses penyesuaian, sudah terjadi kecelakaan (jatuhnya pesawat Lion Air JT 610)," imbuhnya.
Soal kapan uang dari BPJS Ketenagakerjaan akan dicairkan untuk para pilot hingga teknisi di pesawat nahas Lion Air JT 610, Agus mengaku menunggu hasil identifikasi korban di RS Polri.
"Jadi ini kita siapkan pararel, kita siapkan semua, surat hasil identifikasi lagsung kita bayarkan, satu dua hari kita lakukan," pungkas Agus.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
