
Personil gabungan saat mengikuti launching Timsus Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9/2020). Timsus ini sebagai langkah untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan dampak lain yang ditimbulkan khususnya
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Pol Idham mengambil langkah tegas kepada jajarannya atas terjadinya kerumuman akibat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Idham memutuskan mencopot 2 Kapolda akibat peristiwa tersebut.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, Pati yang dicopot yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Kapolda Rudy Sufahriadi. Keduanya dianggap bertanggung jawab atas kerumuman yang terjadi di Bandara Internasional Soekarno Hatta; Petamburan, Jakarta Pusat; dan Puncak, Jawa Barat.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi. Humas Polda Jabar/Antara
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dicopot karena efek kerumunan pendukung Rizieq Shihab. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
"Ada dua Kapolda yang nggak melaksanakan perintah dalam menegakan protokol kesehatan maka diberikan sanksi berupa pencopotan Kapolda Metro Jaya. Kemudian kedua Kapolda Jawa Barat," kata Argo di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (16/10).
Pencopotan ini berdasarkan Surat Telegram Rahasia Kapolri Nomor 3222/XI/Kep/2020 tertanggal 16 November 2020. Dalam telegram itu Nana dipindah menjadi Korsahli Kapolri. "Kemudian Irjen Muhammad Fadil Imran Kapolda Jawa Timur diangkat jabatan baru sebagai Kapolda Metro Jaya," ucap Argo.
BARANG BUKTI: Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah) bersama Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Fedry Sambo (kanan) dan ahli kebakaran dari Universitas Indonesia Yulianto di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/11). (MIFTAHULHAYAT/JAWA PO
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya karena membiarkan kerumunan massa Rizieq Shihab. Humas Polda Jabar/Antara
Sementara itu, Rudy dipindah menjadi Widyaiswara Tingkat 1 Lemdiklat Polri. Sebagai gantinya Kapolri menunjuk Asisten Logistik Kapolri Irjen Pol Ahmad Dofiri.
Sementara itu, Polri juga berencana meminta keterangan Rizieq atas kerumuman yang terjadi. "Mau kita klarifikasi. Tim dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya nanti yang akan menangani," pungkas Argo.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=SrSUTMF2P7w

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
