
Presiden Joko Widodo.
JawaPos.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo tepat satu tahun pada hari ini, Selasa (20/10). Satu tahun setelah memimpin Indonesia, Presiden Jokowi belum berhasil mengubah pola dukungan yang dulu terlibat dalam hasil Pemilihan Presiden 2014.
Penelitian Syaiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Oktober 2015 menunjukkan, saat ini rakyat yang menyatakan puas terhadap kinerja Jokowi hanya mencapai 51,7 persen. Sedangkan yang menyatakan tidak puas sebesar 45,4 persen. Survei ini dilakukan dengan metode random dengan responden sejumlah 1.220.
Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan menyatakan, keyakinan masyarakat terhadap kemampuan Jokowi memimpin sebenarnya cukup baik, yakni 62 persen. Angka tersebut lebih banyak dibanding yang meragukannya sebanyak 29 persen.
Meskipun keyakinan itu tidak setinggi ketika Jokowi dilantik sebesar 75 persen, posisi pada Oktober 2015 ini lebih baik dibanding keyakinan masyarakat pada bulan Juni sebesar 55 persen.
"Namun dalam hal kepuasan terhadap kinerja Jokowi, suara positif terhadap Jokowi jauh lebih rendah di kelompok-kelompok tertentu dan mencerminkan pola perolehan suara pada pemilu," kata Djayadi saat menyampaikan pemaparan survei di kantornya, Jakarta, Selasa (20/10).
Menurutnya, kepuasan terhadap kinerja Jokowi lebih kuat terlihat di kalangan rakyat kecil. Antara lain, mereka yang berpendidikan lebih rendah, berpendapatan lebih rendah, tinggal di pedesaan, dan bekerja sebagai pekerja kasar/tidak terampil, pengangguran atau ibu rumah tangga.
Djayadi mengatakan, penelitian ini menunjukkan bahwa ada sejumlah langkah pemerintah Jokowi yang diapresiasi tinggi. Masyarakat menilai positif terhadap hasil kerja pemerintahan Presiden Jokowi di bidang pendidikan, layanan kesehatan, dan pembangunan jalan-jalan raya.
"Berturut-turut, jumlah responden yang menilai baik bidang-bidang tersebut adalah 73 persen, 72 persen, dan 66 persen," kata dia.
Namun, penilaian masyarakat masih negatif terhadap masalah utama lainnya. Antara lain dalam mengurangi jumlah pengangguran, hanya 33 persen responden yang menilai baik.
Demikian juga dalam mengurangi jumlah orang miskin, hanya 36 persen responden menilai baik. Serta kinerja pemerintah dalan menjaga harga barang-barang kebutuhan pokok terjangkau dinilai baik hanya 41 persen responden.
"Sementara itu, hanya 47 persen responden yang menilai baik kinerja pemerintah dalam memberantas korupsi," pungkasnya. (put/jpg)

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
