Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2020 | 23.44 WIB

Pandemi Covid-19 bikin Ancaman Bencana Demografi Semakin Nyata

TANPA TATAP MUKA: Ade Putri Sarwendah saat mengajar murid berkebutuhan khusus secasra daring di SLB Nrgeri Balikpapan, Selasa (4/8). (ANGGI PRADITHA/KALTIM POS) - Image

TANPA TATAP MUKA: Ade Putri Sarwendah saat mengajar murid berkebutuhan khusus secasra daring di SLB Nrgeri Balikpapan, Selasa (4/8). (ANGGI PRADITHA/KALTIM POS)

JawaPos.com - Indonesia diprediksi akan mengalami masa bonus demografi pada 2030 mendatang. Di mana, pada saat itu, jumlah penduduk usia produktif berusia 15 sampai 64 tahun lebih besar dibandingkan dengan usia tidak profuktif.

 

Namun, tiba-tiba muncul pandemi Covid-19 yang berpotensi menghalangi itu. Ditambah kebijakan pembukaan sekolah di zona kuning dalam revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

 

Menurut Pengamat dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji, langkah ini membahayakan peserta didik. Bukannya, ada bonus demografi, malah ada bencana demografi. "Ini membahayakan, yang disebut Pak Presiden (Jokowi) bonus demografi, ini menurut saya kita diambang bencana demografi," ujarnya ketika dihubungi JawaPos.com, Selasa (11/8).

 

Salah satu parameter yang menjadi bencana demografi adalah kurangnya pemahaman atau edukasi di bidang digital. Pasalnya, dengan kembali ke sekolah konvensional, pemanfaatan digital pun akan berkurang.

 

Padahal, pandemi ini bisa dimanfaatkan sebagai pemacu peningkatan penggunaan teknologi. Dengan begitu, bonus demografi pun dapat terlaksana di Indonesia.

 

Nyatanya, jika tidak ada daya saing SDM dalam bidang digital. Maka, masyarakat Indonesia hanya akan sebagai penonton dalam era digitalisasi, bahkan hal ini dapat menciptakan tingkat pengangguran semakin tinggi akibat tidak memiliki daya saing. "Kita akan ketemu anak-anak usia produktif tapi ngga siap menghadapi tantangan era digital karena ngga disiapkan, kan jadinya mereka usia produktif dan banyak tapi ngga bisa kerja, ngga disiapin skillnya, jadinya ya bencana demografi," terang dia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore