
Photo
JawaPos.com - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali ke Tanah Air. Kedatangannya disambut dengan gegap gempita ribuan jamaah pengikutnya. Tidak ketinggalan pula Presiden PKS Ahmad Syaikhu.
Ahmad Syaikhu meminta tidak ada proses kriminalisasi dengan pulangnya Rizieq Shihab ke Tanah Air. Dia mengajak semua pihak untuk merajut kembali ke Merah Putih.
"Ahlan Wa Sahlan Ya Habib Rizieq. Keluarga besar PKS merasa gembira dan menyambut baik kedatangan beliau. Semoga beliau dan keluarga sehat walafiat," ujar Asyik, Selasa (10/11).
Menurut Ahmad Syaikhu, kehadiran Rizieq Shihab dapat dijadikan sebagai momentum untuk merekatkan persatuan dan kesatuan. Sekaligus untuk merajut kembali Merah Putih.
"Mari kita rajut Merah Putih. Kita jadikan momentum kepulangan beliau untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.
Maka dari itu, Habib Rizieq berhak mendapatkan perlindungan. "Kami berharap hak-hak beliau sebagai warga negara dihormati dan dilindungi," harapnya.
Harapan itu supaya tidak ada upaya provokasi dan kriminalisasi terhadap Imam Besar FPI itu. "Mari kita sebagai bangsa melihat ke depan dengan sikap yang arif dan bijaksana demi kebaikan bangsa. Jangan ada provokasi dan kriminalisasi," tandasnya.
Baca juga:

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
