
Ilustrasi pengujian sampel PCR
JawaPos.com–Kasus Covid-19 Omicron mulai menyumbang kenaikan jumlah pasien di rumah sakit Wisma Atlet. Terutama kasus terjadi disumbang pelaku perjalanan dari luar negeri.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya memprediksi puncak Omicron akan terjadi pada akhir Januari usai libur Natal dan Tahun Baru. Benarkah demikian?
Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman memprediksi agak berbeda. Puncak kasus Omicron di tanah air justru diprediksi lebih mundur.
Menurut Dicky, berkaca dari kasus varian Delta di India saat itu yang terjadi pada Maret–April. Indonesia justru baru mencapai puncaknya saat Juni–Juli 2021.
”Saya sudah katakan sejak awal bahwa varian Omicron tak ringan ya. Bahkan sama juga bisa menyebabkan kasus kematian. Di Australua terjadi juga bahkan seorang atlet 23 tahun, dan tak ada komorbid, serta sudah vaksinasi 2 dosis,” kata Dicky kepada JawaPos.com, Minggu (9/1).
Dicky menjelaskan, tak ada istilah gejala ringan. Sebab, semua varian tetap bisa menyebabkan 1 persen fatalitas atau kematian dan bisa menyebabkan pasien masuk ICU.
Dengan adanya orang yang sudah divaksinasi, kata dia, jumlah orang yang memiliki imunitas makin banyak. Akan tetapi di sisi lain, varian Omicron mampu mereinfeksi seseorang terinfeksi kembali.
”Maka ini akan sangat rawan. Banyak orang abai maskernya,” ucap Dicky.
Karena itu, kata dia, Indonesia selalu terlambat dalam hal puncak kasus Covid-19. Sebab hal itu dipengaruhi kondisi geografis dan demografis masyarakat.
”Indonesia ini terlambat puncak kasusnya. Menurut saya puncak bukan Januari. Kita ini beda dari sisi demografis dan geografis,” jelas Dicky.
Menurut Dicky, puncak kasus akan tertjadi pada Februari hingga Maret. Sebab periode itu, imunitas masyarakat yang divaksinasi mulai turun, sementara populasi masih berjuang menghadapi varian Delta dan Omicron.
”Yang rawan itu justru Februari–Maret. Periode itu masyarakat yang sudah divaksin makin menurun imunitasnya. Di situlah Delta dan Omicron bisa masuk kalau kita tak melakukan mitigasi,” terang Dicky.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
