
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan pidato sekaligus menutup Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mensiner
JawaPos.com - Pemerintah pusat telah mengalokasikan Rp 68,9 triliun untuk membantu sektor pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Anggaran tersebut pun diharapkan bisa meringankan beban masyarakat.
Meskipun begitu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian juga meminta pemerintah daerah (pemda) turut ikut ambil andil dalam mengalokasikan anggarannya untuk membantu di bidang pendidikan. Dalam hal ini untuk pengadaan masker bagi guru-guru kemudian siswa. Bisa juga untuk thermo gun atau pengukur suhu tubuh, kemudian menyiapkan sarana seperti kebersihan cuci tangan.
"Pemerintah daerah juga dapat memberikan kontribusi, ada hal yang mungkin tidak dapat disentuh dengan anggaran-anggaran dari pusat tersebut," jelas dia dalam siaran YouTube Kemendikbud RI, Kamis (3/9).
Dia juga memahami bahwa anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pemda, saat ini juga tengah mengalami tekanan yang tidak sedikit. Salah satunya disebabkan oleh transfer pusat yang berkurang.
"Kemudian pendapatan asli daerah (PAD) juga tertekan, termasuk pemasukan dari sumber lain badan usaha milik daerah (BUMD) juga tertekan," tuturnya.
Untuk meringankan beban itu, pemerintah juga telah mengeluarkan Permenkeu Nomor 6 Tahun 2020 dan Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 terkait realokasi dan refocusing anggaran. Di mana kepala daerah diberikan kewenangan untuk mengatur anggaran dalam rangka penanganan Covid-19. Yaitu untuk bidang kesehatan, jaring pengaman sosial dan stimulus ekonomi.
Dalam konteks anggaran alokasi bidang kesehatan mencakup bidang mulai dari sosialisasi, pencegahan, tracing, testing dan juga peningkatan kapasitas kesehatan. Oleh karena itu, jika masih ada sebagian dari anggaran yang tersisa bisa di alokasikan untuk membantu sekolah.
"Kalau dari daerah masih ada, bisa dianggarkan untuk membantu sekolah-sekolah memenuhi kebutuhan protokol Covid-19," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=QqHUi28Wrjg

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
