
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1). (Setwapres)
JawaPos.com-Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memastikan kebutuhan dasar korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, terpenuhi sebagai komitmen pemerintah membantu masyarakat terdampak bencana tersebut.
Usai meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, Jumat, Wapres Gibran melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan meninjau posko pengungsian korban banjir di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru.
Kunjungan tersebut untuk memastikan para pengungsi memperoleh penanganan optimal serta terpenuhi segala kebutuhan dasarnya secara memadai selama masa pengungsian.
Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan pascabencana dilaksanakan secara cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat, khususnya kelompok rentan yang terdampak paling berat.
Adapun berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 26 Januari 2026, bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang mengakibatkan 101 orang meninggal dunia dan 18 orang luka-luka, serta berdampak pada hampir 292 ribu jiwa.
Sebanyak 216 gampong (kelurahan) di 12 kecamatan terdampak, dengan lebih dari 6.000 warga hingga saat ini masih mengungsi di 58 titik pengungsian.
Dalam kunjungannya, Wapres Gibran meninjau langsung kondisi para pengungsi yang telah menempati posko pengungsian selama lebih dari dua bulan.
Pada kesempatan tersebut, Wapres Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) agar seluruh warga terdampak segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Salah seorang pengungsi, Sri Utami (38), warga Desa Bundar, mengungkapkan bahwa hingga kini ia belum memiliki tempat tinggal setelah rumahnya roboh diterjang banjir dan tertimbun lumpur setinggi pinggang.
“Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan huntara sesegera mungkin, sebelum bulan Ramadan,” harapnya.
Selain meninjau lokasi pengungsian, Wapres Gibran juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta mainan untuk anak-anak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus membantu memulihkan semangat anak-anak terdampak bencana.
Penyerahan bantuan itu turut didampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, bersama perwakilan 100 Musisi dan Pekerja Seni Heal Sumatra, termasuk Tompi.
Turut mendampingi Wapres Gibran dalam peninjauan ini antara lain Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, Kepala BNPB Suharyanto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky Harsya, serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA. (*)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
