
Ilustrasi food waste./ (freepik.com/freepik)
JawaPos.com - Fenomena kontras terjadi di Indonesia. Di satu sisi masih banyak masyarakat kelaparan, susah makan, atau mengalami gizi buruk.
Namun, di sisi lain limbah makanan yang tidak termakan (food waste) di Indonesia sangat besar. Jika diuangkan, nilainya mencapai Rp 500 triliun per tahun.
Nilai makanan yang terbuang itu sangat besar. Hampir sama dengan APBD Kota Surabaya untuk 41 tahun. Karena pada 2025 ini, APBD kota pahlawan ditetapkan sekitar Rp 12 triliun.
Fenomena banyaknya makanan yang terbuang sia-sia itu dikupas oleh Ketua Indonesian Gastronomy Community Ria Musiawan.
"Ada peningkatan limbah makanan yang berdampak serius ke lingkungan. Kami komunitas gastronomi Indonesia, menginisiasi pengurangan limbah makanan untuk gastronomi berkelanjutan," kata Ria di sela penandatanganan komitmen gerakan pengurangan limbah makanan di Jakarta (18/6).
Dia mengatakan perlu refleksi untuk menghadirkan gaya hidup yang sehat. Dengan cara mengelola makanan dengan bijak. Sehingga tidak banyak makanan yang terbuang sia-sia dan mencemari lingkungan.
Ria mengungkapkan Indonesia masih jadi negara papan atas dengan angka sampah makanan atau food loss terbesar di dunia. Posisi Indonesia masih berada di urutan ke dua.
Dia mengungkap ada sekitar 40 juta ton sampah makanan yang dihasilkan masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Jumlah itu sama dengan sekitar 180 ton tiap hari sampah makanan yang dihasilkan. "Jika dirupiahkan nilainya sekitar Rp 500 triliun per tahun," tuturnya.
Dia menjelaskan upaya mengurangi makanan yang terbuang sia-sia bisa melibatkan banyak pihak. Di antaranya adalah kalangan guru.
Bagi dia, guru bisa menanamkan kepada anak-anak supaya tidak menyia-nyiakan makanan. Baginya banyak kearifan lokal yang bisa digunakan para guru untuk mengajak anak-anak atau siswa peduli pada makanan.
"Banyak cerita-cerita folklore di masyarakat kita soal menghabiskan makanan," katanya. Misalnya jika ada nasi tersisa di piring, ayamnya akan meninggal. Atau cerita kalau suka tidak menghabiskan makanan, si anak akan dilahap raksasa buas.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
