Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 22.58 WIB

Eks Raja OTT KPK Harun Ar-Rasyid Dilantik jadi Deputi Badan Penyelenggara Haji, Jangan Coba-Coba Korupsi

Ilustrasi Haji: Sebanyak 75 CJH 2019 telah melunasi BPIH. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

JawaPos.com - Nama Harun Ar-Rasyid saat menjadi penyidik di KPK, sempat jadi momok bagi koruptor. Bahkan dia mendapat julukan raja operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Hari ini (24/4) Harun dilantik jadi Deputi Bidang Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi Badan Penyelenggara Haji (BPH). Jadi jangan coba-coba korupsi di sektor haji. 

Pelantikan Harun sebagai salah satu deputi di BPH digelar di Asrama Haji Bekasi. Pemilihan lokasi pelantikan itu, bagian dari langkah strategis BPH untuk memperkuat fungsi pengawasan dalam penyelenggaraan ibadah haji yang transparan dan akuntabel.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BPG Mochamad Irfan Yusuf. Kemudian disaksikan oleh Wakil Kepala BPH Dahnil Anzar Simanjuntak, Sekretaris Utama BPH Teguh Dwi Nugroho, serta jajaran pejabat BPH dan para undangan.

Gus Irfan menyampaikan bahwa posisi deputi pengawasan sangat krusial. Mengingat kompleksitas tantangan penyelenggaraan haji setiap tahunnya. "Dengan dilantiknya Harun Ar-Rasyid hari ini, kami semakin siap menjawab tugas negara, khususnya dalam memperkuat fungsi pengawasan," katanya. 

Dia menjelaskan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, penyelenggaraan haji harus berjalan dengan prinsip efektif, aman, nyaman, dan transparan. 

Harun Ar-Rasyid bukan sosok baru dalam dunia pengawasan dan penegakan hukum. Dia dikenal luas sebagai Raja OTT saat bertugas sebagai penyidik di KPK. Karena kiprahnya yang menonjol dalam operasi tangkap tangan terhadap pelaku korupsi. Terakhir, Harun Ar-Rasyid berkarier di Polri. 

"Penunjukan beliau adalah langkah nyata dalam menjawab amanat Presiden, yakni menghadirkan penyelenggaraan haji yang benar-benar aman, nyaman, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Gus Irfan.

Dia juga menekankan pentingnya keberanian berpikir out of the box dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Terpenting masih dalam koridor hukum dan regulasi. 

“Kami ingin menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada kenyamanan dan kualitas layanan jemaah,” tambahnya. 

Menutup sambutannya, Gus Irfan mengingatkan pesan Presiden Prabowo bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah umat Islam.

Kemudian salah satu cita-cita besar umat adalah menunaikan haji.BPH harus bisa melayani mereka sebagai tamu Allah. Seluruh aparatur BPH harus amanah dalam menjalankan tugas itu. Dengan bergabungnya Harun Ar-Rasyid, BPH menegaskan komitmen untuk terus memperkuat integritas lembaga. Serta meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah haji Indonesia.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore