Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Maret 2025 | 13.57 WIB

Pemudik Sepeda Motor Diminta Jangan Paksa Angkut Barang Berlebihan

Ribuan pemudik sepeda motor antre menunggu giliran masuk kapal di Pelabuhan Pelindo Ciwandan di Kota Cilegon, Banten, Sabtu (29/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Ribuan pemudik sepeda motor antre menunggu giliran masuk kapal di Pelabuhan Pelindo Ciwandan di Kota Cilegon, Banten, Sabtu (29/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Salah satu fenomena yang kerap terjadi saat mudik adalah pengendara motor yang membawa barang secara berlebihan. Mulai dari kardus besar atau barang lainnya yang membahayakan keselamatan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono meminta agar pengendara membawa barang secukupnya dan tidak berlebihan. Jika terpaksa membawa barang banyak, pemudik bisa beralih menggunakan transportasi umum yang lebih aman. 

Menurutnya, masih banyak transportasi umum lainnya yang bisa digunakan, ketimbang membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

"Kita imbau masyarakat cukup mungkin seperlunya membawa barang-barang kalau memang sifatnya hanya lokal dan tentunya masih banyak moda angkutan transportasi yang bisa digunakan," pungkasnya.

Argo menegaskan, kepolisian akan lebih mengedepankan pendekatan preventif ketimbang penindakan tilang. Namun, masyarakat juga diminta turut serta dalam menjaga keselamatan mereka masing-masing. 

"Tetapi di sini tentunya masyarakat juga harus bisa melihat bagaimana keadaan keselamatan, karena kalau sudah terjadi sesuatu itu akan merasakan sendiri," katanya.

Argo menambahkan, instansinya telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan guna mengantisipasi lonjakan pemudik dan wisatawan di Ibu Kota.

"Ya jadi untuk acara mudik lokal, pasti Polda Metro sudah menyiapkan pengamanan di sejumlah titik di wilayah aglomerasi khususnya dari wilayah Bogor ke Jakarta, kemudian dari Depok ke Tangerang, kemudian dari Bekasi ke Jakarta, di hari lebaran pertama dan hari kedua," ucap Argo.

Selain itu, kepolisian juga mengantisipasi lonjakan wisatawan yang akan memadati tempat-tempat rekreasi. 

"Selain mudik lokal, di hari kedua diprediksi tempat wisata seperti di Ragunan, Taman Mini, Ancol, ini juga akan dipadati oleh wisatawan lokal di seputaran Jakarta. Jadi situasi tersebut, pos pengamanan sudah didirikan, personel jajaran Ditlantas siap melaksanakan pengamanan," tambahnya.

Tahun lalu, kebijakan ganjil-genap sempat diterapkan di beberapa tempat wisata untuk mengendalikan kepadatan kendaraan. Tahun ini, kebijakan serupa bisa diterapkan jika kembali terjadi penumpukan kendaraan. 

"Sementara sudah ada rencana seperti itu, tapi kita akan lihat bagaimana dinamikanya, apakah dengan sisa pemudik 20 persen yang tadi disampaikan kalau memang diperlukan, dilaksanakan. Tapi apabila memang flownya tidak terlalu padat, mungkin akan normal," ungkap Argo.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore