
Presiden RI terpilih Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memastikan, akan menindaklanjuti pertemuan Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri Malaysia. Hal ini setelah Presiden Prabowo melakukan kunjungan kerja diplomatik ke Malaysia, pada Senin (27/1).
Pasalnya, dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim salah satunya membahas terkait permasalahan tenaga kerja.
"Saya sudah kontak Duta Besar, saya juga terus komunikasi dengan para pihak. Nanti secepatnya mem-follow up hasil pertemuan Presiden dengan Perdana Menteri Malaysia," kata Cak Imin di kawasan Taman Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (29/1).
Ketua Umum PKB itu meyakini, pertemuan antara Prabowo dengan Anwar Ibrahim sala satunya membicarakan polemik dugaan penembakan lima warga negara Indonesia (WNI) di Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia, pada Jumat (24/1). Menurutnya, peristiwa itu harus menjadi pelajaran bagi Indonesia dan Malaysia untuk meningkatkan kerja sama.
"Dengan peristiwa ini menjadi pelajaran penting buat pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk terus meningkatkan kerja sama, melegalkan pola hubungan interaktif tenaga kerja dan seluruh proses-proses yang terkait, baik yang legal maupun ilegal, mari kita duduk bersama," ujar Cak Imin.
Karena itu, Cak Imin memastikan hasil kunjungan kerja Presiden Prabowo akan ditindaklanjuti dengan mengumpulkan kementerian teknis di bawah Kemenko PM.
"Saya akan minta Menteri Perlindungan Pekerja Migran, kemudian Duta Besar, juga bantuan Kementerian Luar Negeri agar duduk bersama. Bicara detil legal maupun ilegal, kita buka mata, kita cari jalan," ucap Cak Imin.
"Yang legal kita perkuat kualitas hidupnya, yang ilegal harus mendapatkan solusi. Ini karena ilegal ini, karena tetangga ya, Mereka mengira ini lalu lintas yang biasa, padahal ini negara yang berbeda," sambungnya.
Lebih lanjut, Cak Imin berharap Pemerintah Malaysia dapat mengusut dugaan penembakan lima pekerja migran Indonesia (PMI) oleh petugas Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APPM).
"Karena itu kita berharap insiden itu di usut tuntas. Mohon kepada Malaysia untuk mengusut, agar tidak terjadi lagi tragedi itu," pungkasnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
