
ADIES KADIR, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar. (Foto: Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com-Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Ekonomi dan Keuangan, Adies Kadir, menanggapi rencana pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen.
Menurutnya, kebijakan itu diambil untuk menjalankan amanah Undang undang, dan merupakan langkah strategis dalam hal pemerataan ekonomi serta peningkatan penerimaan negara.
Adies Kadir menjelaskan bahwa kenaikan PPN tidak berlaku untuk semua barang. PPN 12 persen hanya akan dikenakan pada barang-barang mewah yang umumnya dikonsumsi oleh kalangan atas, seperti orang kaya dan pejabat. Barang-barang kebutuhan pokok, layanan sosial, pendidikan, kesehatan, produk untuk UMKM, dan pertanian tetap dikecualikan dari kenaikan ini.
"Kelompok konsumen barang mewah, yang sebagian besar berasal dari kalangan atas, memiliki daya beli yang sangat tinggi. Dengan demikian, mereka yang paling mampu berkontribusi lebih besar terhadap negara," ujar Adies.
Adies yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menuturkan, kebijakan kenaikan PPN berfungsi untuk menciptakan distribusi pendapatan yang lebih adil di masyarakat.
"Kenaikan PPN pada barang mewah ini bisa diibaratkan sebagai pajak konsumsi bagi orang kaya. Kelompok ini membayar lebih karena mereka mendapatkan fasilitas dan akses yang lebih banyak. Hasil dari pajak yang mereka bayar nantinya akan digunakan untuk mendanai program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," jelas Adies.
Ia juga menekankan bahwa kebijakan ini selaras dengan tujuan pemerintah untuk memperkuat perekonomian Indonesia melalui pemerataan kesejahteraan. Dengan adanya kenaikan PPN pada barang mewah, diharapkan akan ada peningkatan penerimaan negara yang dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan program bantuan sosial lainnya yang mendukung kelompok masyarakat berpendapatan rendah.
"Dana yang terkumpul nantinya bisa digunakan untuk program sosial yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara keseluruhan," ucap Adies Kadir. (*)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
