
Maket pembangunan IKN sumber: Aji Cakti (Antara)
JawaPos.com - Sistem pengolahan air baku dari Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sepaku akan mampu menyuplai air bersih di wilayah IKN dalam sepuluh tahun kedepan.
Dalam keterangannya, Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN menjelaskan bahwa Bendungan Sepaku Semoi memiliki kapasitas 2.500 liter per detik, sedangkan di Intake Sepaku berkapasitas 3.000 liter per detik.
"Kami jelaskan, bahwa proses air ada dua sumber yang sekarang siap, yaitu yang dari Bendungan Sepaku Semoi yang disebut air baku dan Intake Sepaku," kata Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H. Sumadilaga, Minggu (28/7) seperti dikutip dari Antara.
Pada tahap awal rencana induk pembangunan IKN 2022-2024, Kementerian PUPR mulai menggunakan air baku Intake Sepaku berkapasitas 300 liter per detik atau setara 10 persen dari kapasitas yang tersedia.
Pengelolaan air baku tersebut menggunakan sistem portable water, sehingga bisa dilakukan pemurnian air hingga layak minum langsung dari keran.
"Saat ini, kita proses dulu dari Intake Sepaku sekitar 300 liter per detik yang akan digunakan air minum tahap awal kegiatan di IKN, yaitu di pusat pemerintahan," imbuhnya.
Berdasarkan hasil penghitungan Danis, air baku Intake Sepaku yang kini ditampung di fasilitas reservoir IKN berkapasitas 2 x 6.000 meter kubik mampu menyuplai kebutuhan air hingga 6 juta liter atau untuk kebutuhan ratusan orang.
"Kalau kebutuhannya untuk 100 ribu sampai 150 ribu orang itu sudah cukup," ujarnya.
Danis juga memprediksi pertumbuhan populasi di kawasan IKN dalam 10 tahun akan terus meningkat sehingga dua sistem pengolahan air baku tersebut juga turut dikembangkan.
"Nanti kita tambah lagi fasilitas pengolahan dari Bendungan Sepaku Semoi 350 liter per detik, sehingga nanti ini akan cukup sampai 10 tahun seiring dengan tumbuhnya penghuni IKN," ungkapnya.
Terkait dengan air minum dan listrik untuk perayaan HUT Kemerdekaan RI 2024 di Nusantara, Danis menyatakan sudah siap.
"Ya, siap dimanfaatkan untuk HUT RI. PLN sudah menyiapkan dari sumber dayanya. Semuanya sudah siap," tegas Danis.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
