Ilustrasi program Kartu Prakerja yang kembali hadir di 2024. (Instagram/prakerja.go.id)
JawaPos.com – Program Kartu Prakerja kembali hadir di tahun 2024 dengan skema normal, membawa perubahan dalam besaran insentif dibandingkan tahun sebelumnya.
Bagi para calon peserta, memahami rincian biaya insentif menjadi hal penting. Berikut adalah panduan lengkap mengenai biaya insentif Kartu Prakerja 2024 dilansir dari laman resmi Prakerja, Rabu (6/3).
1. Rincian Biaya Insentif Kartu Prakerja 2024
Saldo Pelatihan
Peserta akan mendapatkan Rp 3.500.000 untuk mengikuti pelatihan yang mereka pilih di platform digital mitra Prakerja. Dana ini dapat digunakan untuk berbagai jenis pelatihan, seperti:
Keterampilan teknis atau hard skill seperti programming, desain grafis, web development, dan lainnya.
Keterampilan soft skill seperti komunikasi, public speaking, leadership, dan lainnya.
Atau bahkan Kewirausahaan seperi cara-cara memulai bisnis, strategi pemasaran, dan manajemen keuangan.
Besaran Biaya Insentif Pasca Pelatihan
Setelah menyelesaikan pelatihan dan memenuhi persyaratan, seperti mengisi ulasan dan mengerjakan tes, peserta akan menerima Rp 600.000.
Insentif ini diberikan satu kali untuk membantu peserta dalam transisi setelah pelatihan.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
