Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Februari 2024 | 18.37 WIB

Meninggal saat Tampil di Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud, Ini Sosok Blacius Subono Seniman yang Sudah Punya Bakat Dalang Sejak Kecil

Pedalang asal Kota Solo Subono tutup usia. (Habib/Lombok Post)

 
JawaPos.com - Salah satu seniman Indonesia asal Kota Solo, Blacius Subono dinyatakan meninggal dunia saat tampil dalam acara kampanye akbar Ganjar-Mahfud, Sabtu (10/2).
 
Blacius Subono selama ini memang dikenal sebagai seniman berbakat, khususnya dalam seni wayang. Namun, siapakah sosok Blacius Subono sebenarnya? 
 
Dilansir dari Lombok Post (Jawa Pos Group), Minggu (11/2) yang mengutip dari Pemkot Solo, Blacius Subono atau Bono lahir di Klaten, 3 Februari 1954.
 
 
Diketahui bahwa bakat mendalang yang dimiliki oleh Bono tersebut memang sudah terlihat sejak kecil karena diwarisi dari ayahnya.
 
Bono sendiri sudah dikenal sebagai dalang cilik saat masih berusia 12 tahun. Di usia itu juga Bono sudah mulai tampil dari panggung ke panggung.
 
Sedangkan terkait background pendidikan, setelah lulus SMP, Bono diketahui menempuh pendidikan di Konservatori Karawitan Surakarta.
 
 
Setelah itu Bono melanjutkan pendidikan sarjana jurusan Seni Pedalangan dan program pascasarjana Penciptaan Seni minat Pewayangan Nusantara di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.
 
Berada di lingkungan keluarga dalang dan menempuh pendidikan formal karawitan membuat keahlian Bono semakin terbentuk sebagai seniman tanah air.
 
Tidak hanya terkenal sebagai dalang, Bono juga dikenal sebagai pengrawit, penata musik, komponis, dan penulis naskah.
 
 
Bahkan dirinya pernah menggarap penataan gending untuk berbagai seniman kenamaan, seperti dalang Ki Mantep Sudharsono, Ki Anom Suroto, seniman tari Sardono W, Retno Maruti, hingga Elly D. Luthan.
 
Selain itu dirinya juga pernah tampil mendalang di kancah internasional, seperti di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, Italia, Belanda, Australia, Singapura, Hongkong, dan Jepang.
 
Atas kiprah Blacius Subono di dunia seni tersebut, dirinya sempat menerima Satya Lencana Budaya dari Lembaga Kebudayaan Jawa, anugerah seni dari Mendikbud RI pada 1996.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore