Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Oktober 2022 | 02.20 WIB

Bali Siagakan Tujuh Rumah Sakit untuk Melayani Peserta KTT G20

Rumah Sakit Universitas Udayana di Jimbaran, Badung, Bali, salah satu rumah sakit yang disiagakan untuk melayani peserta KTT G20. Fikri Yusuf/Antara - Image

Rumah Sakit Universitas Udayana di Jimbaran, Badung, Bali, salah satu rumah sakit yang disiagakan untuk melayani peserta KTT G20. Fikri Yusuf/Antara

JawaPos.com–Pemerintah Provinsi Bali menyiagakan tujuh rumah sakit di Nusa Dua, Badung, dan Denpasar, untuk peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

”Terkait kesehatan, kami akan merujuk tujuh rumah sakit,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana seperti dilansir dari Antara di Denpasar, Selasa (11/10).

Tujuh rumah sakit yang dimaksud meliputi RSUP I.G.N.G. Ngoerah (sebelumnya RSUP Sanglah Denpasar), RSUD Bali Mandara, Rumah Sakit Universitas Udayana, Rumah Sakit Angkatan Darat Denpasar/Rumah Sakit Udayana Denpasar, Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Rumah Sakit Siloam, dan BIMC Siloam Nusa Dua.

Gede Pramana mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali sudah menyiagakan rumah sakit-rumah sakit tersebut untuk menghadapi kemungkinan terjadi kedaruratan selama pelaksanaan KTT G20. Pemerintah sudah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan konferensi, termasuk mengupayakan jalan dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai ke tempat pertemuan di The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Badung, bisa dilalui delegasi tanpa hambatan.

”Kami merenovasi tempat penerimaan VVIP (tamu sangat penting) di bandara, dan kami harus menjamin jalan-jalan dari Bandara Ngurah Rai sampai Nusa Dua dalam kondisi mantap,” ujar Gede Pramana.

Dia optimistis penyiapan prasarana untuk menyambut delegasi negara anggota G20 rampung tepat waktu. ”Sudah ada dukungan dari pemerintah pusat, karena beberapa (persiapan) dikerjakan pemerintah pusat. Kami, Pemerintah Provinsi Bali, mengawasi dan memberikan advice-advice (saran-saran), karena tempatnya di Bali,” terang Gede.

Mengenai kondisi keamanan, Gede Pramana menyampaikan, Pemerintah Provinsi Bali dengan dukungan dari TNI dan Polri dapat menjamin Pulau Dewata menjelang dan selama KTT G20 aman dan tertib. ”Kami juga punya Sistem Pengamanan Terpadu Berbasis Desa Adat yang disebut Sipandu Beradat, yang dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan desa adat menggunakan perangkat setempat disebut pecalang,” papar Gede Pramana.

Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali merupakan puncak kegiatan G20 di bawah presidensi/kepemimpinan Indonesia, yang telah berlangsung selama hampir setahun. Presiden Joko Widodo dijadwalkan memimpin G20 Bali Summit di The Apurva Kempinski.

Selain melakukan pertemuan di daerah Nusa Dua, para pemimpin negara yang menghadiri KTT G20 dijadwalkan mengunjungi Tahura Mangrove Ngurah Rai di Denpasar dan Garuda Wisnu Kencana Cultural Park di Jimbaran, Badung.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore