Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 November 2023 | 13.30 WIB

Aktif Sejak Tahun 1950, Indonesia Terpilih kembali Sebagai Anggota Dewan Eksekutif UNESCO 2023-2027

Suasana Pertemuan Forum UNESCO di Paris Perancis (kemlu.go.id) - Image

Suasana Pertemuan Forum UNESCO di Paris Perancis (kemlu.go.id)

JawaPos.com - Indonesia meraih sukses dalam pemilihan Dewan Eksekutif UNESCO periode 2023-2027, yang diadakan dalam Konferensi Umum UNESCO ke-42 di Markas Besar UNESCO di Paris pada tanggal Rabu (15/11).

Dalam persaingan ketat di Kelompok Regional IV, Indonesia bersaing dengan delapan negara lain di kawasan Asia Pasifik, seperti Afghanistan, Australia, Bangladesh, Iran, Kyrgyzstan, Pakistan, Korea, dan Sri Lanka.

Dukungan yang sangat penting dari 154 negara membuat Indonesia menempati posisi tertinggi kedua di Kelompok IV, mengamankan satu dari enam alokasi kursi yang diperebutkan di Dewan Eksekutif UNESCO.

Dalam sambutannya di Konferensi Umum UNESCO ke-42 di Paris, Duta Besar Republik Indonesia untuk Perancis, Andorra, Monako, Mohamad Oemar.

Yang merupakan Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan tak tergoyahkan yang diterima dari negara-negara anggota UNESCO.

Pernyataan tersebut mencerminkan penghargaan atas upaya bersama dan solidaritas yang memperkuat posisi Indonesia dalam meraih kursi Dewan Eksekutif UNESCO periode 2023-2027.

Dikutip tertulis dari kemlu.go.id oleh JawaPos.com, "Indonesia berkomitmen untuk terlibat aktif dan bekerja sama dengan negara-negara anggota lainnya untuk memastikan kemajuan dan keberlanjutan dalam berbagai bidang yang menjadi fokus UNESCO," ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Perancis.

"Kami sangat menghargai prinsip-prinsip pluralisme, multilateralisme, dan kerja sama internasional; yang menjadi kunci keberhasilan dalam menjawab tantangan dunia termasuk meraih tujuan Agenda Pembangunan Berkelanjutan di seluruh area kompetensi yang menjadi mandat UNESCO," tambah Dubes Oemar.

Selain Indonesia, beberapa negara kawasan Asia-Pasifik juga berhasil terpilih sebagai anggota Dewan Eksekutif UNESCO untuk periode 2023-2027, termasuk Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Korea Selatan, dan Australia.

Dalam proses pemilihan ini, partisipasi aktif terlihat dengan hadirnya 188 negara anggota UNESCO, meskipun hanya 181 negara yang memenuhi syarat untuk memberikan suara, mencerminkan tingginya minat dan dukungan global terhadap peran Dewan Eksekutif dalam mengemban misi UNESCO.

Terpilihnya Indonesia sebagai anggota Dewan Eksekutif UNESCO untuk yang ke-8 kalinya, sejak bergabung sebagai anggota pada tahun 1950, menandai pengakuan dunia internasional terhadap kontribusi yang penting dan nyata dari Indonesia.

Kepercayaan ini mencerminkan peran sentral Indonesia dalam memajukan isu-isu kebudayaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, serta komunikasi dan informasi di tingkat global.

Dengan dukungan ini, Indonesia dapat terus berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya dunia serta mempromosikan kolaborasi internasional dalam bidang-bidang tersebut.

Sebagai anggota Dewan Eksekutif, peran Indonesia Semakin besar, mengingat salah satu tanggung jawabnya adalah berpartisipasi secara aktif dalam merumuskan kebijakan dan pengambilan keputusan strategis terkait program-program dan kebijakan UNESCO.

Dewan Eksekutif juga memiliki peran krusial dalam mengawasi pelaksanaan program-program UNESCO dan memastikan penggunaan anggaran organisasi berlangsung secara efisien dan efektif sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore