
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Letnan Jenderal (Letjen) TNI Agus Subiyanto menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (25/10). (Foto: Istimewa)
JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto telah diajukan menjadi calon tunggal Panglima TNI. Dia pun menegaskan bersikap loyal kepada Presiden sebagai Panglima tertinggi.
"Ya, itukan kalau semuanya hak prerogatif Presiden ya. Jadi, saya pokoknya saya sudah sampaikan loyal sama Presiden," ujar Agus di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (8/11).
Agus tak menampik memiliki kedekatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia pernah bertugas selama satu tahun di Surakarta saat Jokowi menjadi wali kota.
"Saya kan pernah ditempatkan di mana saja gitu. Jadi, kalau kedekatan tuh saya pernah juga, kedekatan sama Presiden, itu saya Dandim ya. Kedekatan ya kita kedekatan kerja ya gitu. Task oriented," jelasnya.
Meski begitu, Agus mengaku tidak hanya dekat dengan Jokowi. Dia selalu menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh pimpinan daerah di tempatnya bertugas.
"Waktu saya Danrem di Palu. Gubernurnya Pak Longki, terus Wali Kotanya Pak Pasha. Saya juga deket sama mereka. Apalagi waktu penyelesaian gempa bumi tsunami di Palu, saya waktu itu sudah Pangdam sih, tapi saya pernah Danrem besar dideploy sama Panglima TNI untuk menyelesaikan Palu. Jadi kedekatannya task oriented," imbuhnya.
Begitu pula saat menjabat Danrem di Bogor juga komunikasi dengan Wali Kota Bima Arya dan wakilnya berjalam baik. Hal sama saat menjadi Pangdam III/Siliwangi kerja sama berjalan baik dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan wakilnya.
"Jadi bukan apa-apa gitu. Jadi, semua pejabat pemerintah di luar TNI yang pernah saya deploy di situ, menjabat pasti deket sama saya," pungkas Agus.
Sebelumnya, Komisi I DPR menerima surat presiden (surpres) tentang calon panglima TNI yang akan menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono. Dikabarkan isi surat itu menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Agus Subiyanto sebagai calon panglima TNI.
"Benar," kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid kepada JawaPos.com, Senin (30/10).
Pernyataan singkat Meutya Hafid diperkuat oleh anggota Komisi I DPR lainnya, Dave Laksono. Dia menegaskan bahwa jenderal bintang empat yang baru saja dilantik menjadi KSAD pada pekan lalu itu ditunjuk sebagai calon Panglima TNI setelah Yudi Margono.
"KSAD telah diajukan menjadi Panglima TNI yang berikutnya," ucap Dave.
Politikus Partai Golkar ini meyakini pengalaman dan sikap Agus yang terbaik layak untuk menjadi Panglima TNI. Dave mengingatkan Agus untuk melanjutkan reformasi di tubuh TNI.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
