Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 21.47 WIB

Oknum Pimpinan KPK Diduga Peras Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo, Jokowi: Tanyakan ke Aparat Penegak Hukum

 
 
 

Presiden Jokowi membuka acara Istana Berbatik di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 1 Oktober 2023 (Biro Pers, Media, dan Informasi Setpres).

 
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengomentari adanya dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Politikus Partai NasDem itu diduga diperas oleh oknum Pimpinan KPK, setelah dikabarkan terseret dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).
 
Jokowi meminta munculnya dugaan itu ditanyakan ke aparat penegak hukum. Mengingat, dugaan pemerasan itu saat ini tengah diselidiki oleh Polda Metro Jaya.
 
"Nggak tahu, ditanyakan saja ke aparat penegak hukum, KPK atau ke mana, kepolisian ya," kata Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/10).
 
Terkait belum diumumkannya secara resmi penetapan tersangka Syahrul Yasin Limpo, lanjut Jokowi, itu merupakan kewenangan KPK.
 
"Tanyakan ke KPK, masa tanyakan ke saya," ucap Jokowi.
 
 
Ketua KPK Firli Bahuri sebelumnya telah buka suara soal munculnya dugaan pemerasan terhadap Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Firli membantah melakukan pemerasan tersebut. 
 
"Tidak akan pernah ada hal-hal orang bertemu dengan saya, atau apalagi ada isu bahwa menerima sesuatu sejumlah SGD 1 miliar itu saya baca. Saya pastikan itu tidak ada. Bawanya SGD 1 miliar itu banyak, yang kedua, siapa yang ngasih SGD 1 miliar dolar?," ucap Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/10).
 
Firli mengklaim, tidak ada pimpinan KPK yang melakukan dugaan pemerasan. Ia menekankan, pihaknya selalu menjaga integritas dengan tidak bertemu pihak yang terkait dengan perkara, apalagi bertemu dengan pihak yang tidak dikenal.  
 
Mantan Kabaharkam Polri ini menyebut, pimpinan KPK telah berulang kali dicatut. Bahkan, ia mengutarakan nama dan foto pimpinan KPK juga dicatut, untuk menghubungi kepala daerah dan anggota DPR. 
 
"Saya tidak tahu siapa yang melakukan itu dengan meminta segala sesuatu. Pak Ali sudah pernah menyampaikan waktu itu," klaim Firli.
 
Firli pun menegaskan, ajudannya hanya satu orang. Dengan demikian tidak ada nama lainnya, termasuk seorang bernama Irwan.
 
"Ada yang bertanya, ajudan saya itu cuma satu orang. Namanya Kevin, enggak ada yang lain," ucap Firli.
 
Namun, Firli mengaku dirinya memang melakukan olahraga bulu tangkis dalam dua kali seminggu. Tetapi itu dilakukannya pada tempat terbuka. Sehingga tidak mungkin bertemu dengan orang untuk melakukan transaksi ilegal.
 
"Tempat itu adalah tempat terbuka, jadi saya kira tidak akan pernah ada hal-hal orang bertemu dengan saya," pungkasnya.
 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore