Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2020 | 00.24 WIB

Sempat Hilang, Puing Helikopter Mil MI-17 Ditemukan di Pegunungan

Salah satu dari dua helikopter Bell 412 milik Penerbangan TNI AD yang dipersiapkan di Timika untuk membantu melakukan pencarian helikopter MI-17V5  callsign HA5138 yang lost contact sejak Jumat (28/6). (Pendam XVII/Cenderawasih for Cenderawasih Pos) - Image

Salah satu dari dua helikopter Bell 412 milik Penerbangan TNI AD yang dipersiapkan di Timika untuk membantu melakukan pencarian helikopter MI-17V5 callsign HA5138 yang lost contact sejak Jumat (28/6). (Pendam XVII/Cenderawasih for Cenderawasih Pos)

JawaPos.com - Informasi perihal hilangnya helikopter Mil Mi-17 sedikit demi sedikit mulai terkuak. Hal ini dikatakan Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letnan Kolonel Infantri Eko Budi. Menurut Budi, puing-puing yang diduga helikopter Mil Mi-17 telah ditemukan di kawasan Pegunungan Kowr, Bolom-bolom, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

"Memang benar kepastian ditemukannya puing helikopter setelah Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, yang didampingi Komandan Korem 172/PWY, Kolonel Infantri Binsar Sianipar, dan Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka, Senin (10/2), melihat langsung dari udara," kata Budi, kepada ANTARA, Senin (10/2).

Dengan adanya kepastian itu, maka akan diupayakan tim ke lokasi guna mengevakuasi jasad korban. "Kemungkinan pengangkatan puing-puing itu baru akan dilakukan Selasa (11/2). Hal ini karena cuaca di wilayah itu sering berubah dan tidak bersahabat," jelas Budi.

Berdasarkan data yang dihimpun, lokasi heli Mil Mi-17 dengan nomor registrasi 5138 itu berada pada posisi 04 derajad 38 menit 20,9 detik Lintang Selatan dan 140 derajad 17 menit 41,2 detik Bujur Timur pada ketinggian 13.000 kaki dari permukaan laut.

Helikopter Rusia itu diketahui tergabung pada Pusat Penerbangan TNI AD dan menerbangkan 12 penumpang, termasuk lima anggota Batalion Infantri 725/WRG.

Personel pengawal Mil Mi-17 itu adalah Kapten CPN Bambang sebagai flight engineer, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Sersan Kepala Suriatna (T/I), Letnan Satu CPN Ahwar (kopilot), Prajurit Satu Asharul (mekanik), Prajurit Kepala Dwi Pur (mekanik), dan Sersan Dua Dita Ilham (bintara avionika).

Kemudian anggota Batalion Infantri 725/WRG yang turut dalam penerbangan itu adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan (komandan regu), dengan anggota Prajurit Satu Yaniarius Loe (tamtama bantuan senapan otomatis), Prajurit Satu Risno (tamtama penembak senapan 1//GLM), Prajurit Dua Sujono Kaimudin (tamtama penembak senapan 2), dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana (tamtama penembak senapan 4).

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore