
Salah satu dari dua helikopter Bell 412 milik Penerbangan TNI AD yang dipersiapkan di Timika untuk membantu melakukan pencarian helikopter MI-17V5 callsign HA5138 yang lost contact sejak Jumat (28/6). (Pendam XVII/Cenderawasih for Cenderawasih Pos)
JawaPos.com - Informasi perihal hilangnya helikopter Mil Mi-17 sedikit demi sedikit mulai terkuak. Hal ini dikatakan Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letnan Kolonel Infantri Eko Budi. Menurut Budi, puing-puing yang diduga helikopter Mil Mi-17 telah ditemukan di kawasan Pegunungan Kowr, Bolom-bolom, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
"Memang benar kepastian ditemukannya puing helikopter setelah Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, yang didampingi Komandan Korem 172/PWY, Kolonel Infantri Binsar Sianipar, dan Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka, Senin (10/2), melihat langsung dari udara," kata Budi, kepada ANTARA, Senin (10/2).
Dengan adanya kepastian itu, maka akan diupayakan tim ke lokasi guna mengevakuasi jasad korban. "Kemungkinan pengangkatan puing-puing itu baru akan dilakukan Selasa (11/2). Hal ini karena cuaca di wilayah itu sering berubah dan tidak bersahabat," jelas Budi.
Berdasarkan data yang dihimpun, lokasi heli Mil Mi-17 dengan nomor registrasi 5138 itu berada pada posisi 04 derajad 38 menit 20,9 detik Lintang Selatan dan 140 derajad 17 menit 41,2 detik Bujur Timur pada ketinggian 13.000 kaki dari permukaan laut.
Helikopter Rusia itu diketahui tergabung pada Pusat Penerbangan TNI AD dan menerbangkan 12 penumpang, termasuk lima anggota Batalion Infantri 725/WRG.
Personel pengawal Mil Mi-17 itu adalah Kapten CPN Bambang sebagai flight engineer, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Sersan Kepala Suriatna (T/I), Letnan Satu CPN Ahwar (kopilot), Prajurit Satu Asharul (mekanik), Prajurit Kepala Dwi Pur (mekanik), dan Sersan Dua Dita Ilham (bintara avionika).
Kemudian anggota Batalion Infantri 725/WRG yang turut dalam penerbangan itu adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan (komandan regu), dengan anggota Prajurit Satu Yaniarius Loe (tamtama bantuan senapan otomatis), Prajurit Satu Risno (tamtama penembak senapan 1//GLM), Prajurit Dua Sujono Kaimudin (tamtama penembak senapan 2), dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana (tamtama penembak senapan 4).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
