Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Juli 2021 | 04.22 WIB

HUT Bhayangkara ke-75, Kapolri Klaim Kinerja Jajarannya kian Dipercaya

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/2/2020). Kedatangan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo  rangkaian kunjungan silaturahmi usai dilantik menjadi Kapolri. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/2/2020). Kedatangan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo rangkaian kunjungan silaturahmi usai dilantik menjadi Kapolri. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merayakan HUT Bhayangkara ke-75 pada Kamis (1/7). Dalam kesempatan ini, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membeberkan capaian kinerja Polri

Sigit mengklaim hasil capaian kinerja Polri semakin baik. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya beberapa survei yang menunjukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mengalami peningkatan.

"Syukur alhamdullilah, hasilnya sangat memberikan energi dan semangat untuk terus berubah menjadi lebih baik karena terjadi peningkatan kepercayaan terhadap Polri," kata Jenderal Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (1/7).

Capaian pertama yang dibeberkan Sigit yaitu program mensejahterakan anggota Polri. Beberapa waktu yang lalu, Polri meluncurkan program 100.000 rumah untuk pegawai negeri pada Polri, di antaranya sebanyak 34.491 unit yang terdiri dari 17.400 unit apartemen dan 17.091 unit rumah tapak telah dibangun dan direncanakan selesai pada tahun 2024.

"Program ini akan terus kami lanjutkan hingga seluruh anggota Polri dapat memiliki rumah yang layak. Harapannya personel Polri yang bertugas di lapangan tidak lagi memikirkan keluarga karena kondisi rumah yang kurang layak," beber Sigit.

Dalam bidang kesehatan, lanjut Sigit, Polri juga terus berupaya mewujudkan pelayanan yang humanis. Hal ini dilakukan dengan meluncurkan 16 layanan berbasis Teknologi Informasi (TI) di berbagai layanan kepolisian.

Selanjutnya dalam hal keamanan, Polri sendiri sempat melakukan kebijakan baru. Kebijakan itu berkaitan dengan kinerja sejumlah Polsek yang sudah tidak diizinkan menyelidiki suatu kasus.

"Terdapat 1.063 Polsek di 343 Polres dan 33 Polda tidak lagi melakukan penyidikan, melainkan berfokus pada penanganan harkamtibmas. Kehadiran sosok Polri ditengah-tengah masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat, tidak perlu menggunakan senjata atau penggunaan kekuatan," ucap Sigit.

Sepanjang tahun 2021, Polri juga sudah berhasil menggagalkan peredaran gelap 9,7 ton narkoba dan menyelamatkan 39,24 juta generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba. Sementara itu, untuk kasus terorisme, sederet aksi teroris di sepanjang 2021 juga sudah berhasil dibongkar oleh Densus 88 Antiteror Polri.

"Selama periode Januari sampai Mei 2021, jumlah tindak pidana terorisme yang terjadi di Indonesia sebanyak enam kejadian dengan 217 tersangka, sebanyak 209 tersangka dalam proses penyidikan dan delapan tersangka dilakukan tindakan tegas terukur diantaranya enam meninggal dunia dan  dua bom bunuh diri," ucap Sigit.

Selanjutnya berkaitan dengan restorative justice, Sigit menyebut pada 2021 ini ada peningkatan sebanyak 64 persen dari tahun-tahun sebelumnya. Capaian-capain ini ditegaskan Sigit, akan terus dipertahankan bahkan ditambah agar kinerja Polri semakin membaik

"Profesionalisme penyidik Polri harus dijaga dan dipertahankan dengan tampilan yang tegas namun tetap humanis serta menghormati nilai-nilai Pancasila dan hak asasi manusia," pungkas Sigit. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore