
Potret Edmund, Peter, Susan dan Lucy menduduki tahta. (x.com/NarniaWeb)
JawaPos.com — Di balik kesuksesan The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe (2005), ada deretan aktor dan aktris yang berhasil menghidupkan karakter-karakter ikonik dari novel C. S. Lewis.
Kombinasi wajah-wajah baru yang memerankan empat bersaudara Pevensie, dengan sosok antagonis kuat yang dimainkan oleh aktris terkemuka, membuat film ini tak hanya memikat dari sisi cerita, tetapi juga meninggalkan jejak melalui penampilan para pemerannya.
Berikut profil singkat pemeran The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe (2005) menurut imbd.com:
Georgie Henley lahir pada 9 Juli 1995 di Ilkley, West Yorkshire, Inggris. Perannya sebagai Lucy Pevensie sekaligus menjadi debut filmnya, dan langsung melejitkan namanya di dunia perfilman.
Karakter Lucy adalah anak bungsu keluarga Pevensie, dipenuhi rasa ingin tahu dan hati yang polos, gadis kecil ini menjadi tokoh pertama yang menemukan dunia fantasi Narnia.
Akting perempuan kelahiran 1995 ini menerima banyak pujian karena kemampuannya dalam memadukan kepolosan dengan keberanian, yang membuat penonton mudah terhubung dengan karakternya.
Setelah Narnia, Georgie Henley menunjukkan keinginannya untuk berkembang di luar citra bintang cilik dengan mengikuti proyek independen seperti The Sisterhood of the Night (2014) dan karya teater lainnya.
William Moseley, lahir pada 27 April 1987 di Gloucestershire, Inggris, berperan sebagai Peter Pevensie, anak tertua dan pemimpin alami di antara saudara-saudaranya.
Karakter sulung Pevensie ini digambarkan sebagai sosok pelindung sekaligus figur kepemimpinan yang tumbuh di tengah situasi penuh tantangan di Narnia.
Meski karakternya kerap dianggap stereotip dan kaku, William Moseley berhasil menampilkan sisi heroik dan kepemimpinan Peter Pevensie.
Setelah Narnia, William memperluas karirnya di televisi, namanya makin melejit tinggi lewat serial The Royals (2015–2018), di mana ia memerankan karakter Pangeran Liam,
Skandar Keynes lahir pada 5 September 1991 di London. Ia memerankan Edmund Pevensie, tokoh dengan perjalanan emosional paling kompleks di antara keempat bersaudara.
Edmund digambarkan keras kepala dan penuh ego di awal, tetapi kemudian berkembang menjadi karakter yang matang dan lebih bijaksana.
Tak hanya karena wajahnya yang rupawan, Keynes juga berhasil menunjukkan lapisan psikologis tokohnya dengan ekspresi yang otentik, sehingga patut menerima banyak pujian dari kalangan penikmat film.
Setelah tiga film Narnia, pria asal London ini memutuskan untuk meninggalkan dunia akting. Skandar kemudian melanjutkan studi di University of Cambridge dan memulai di bidang politik sebagai penulis pidato dan peneliti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022