
Rizal Mantovani./Abdul Rahman
JawaPos.com - Rizal Mantovani jarang sekali membuat film bertema nasionalisme dan patriotisme. Sutradara spesialis film horor itu akhirnya membuat film dengan tema tersebut lewat film Adagium.
Selama ini dia nyaris tidak pernah membuat film bertema cinta tanah air dan nasionalisme karena tidak mau membuat film yang terkesan menggurui atau mengarahkan penonton. Dia merasa semangat nasionaliame itu justru tumbuh dari dalam jiwa setiap orang yang tidak harus dipaksakan.
Keinginan membuat film bertema nasionalisme akhirnya muncul secara serius dalam benak Rizal Mantovani beberapa tahun belakangan. Dia pun akhirnya berhasil mewujudkannya.
"Kita mau bikin apa ya yang relevan dengan zaman sekarang. Kita mau bikin film patriotisme, cinta tanah air, cinta negara, cuma kan patriotisme itu tidak bisa disuapi, tapi ditanam," kata Rizal Mantovani dalam jumpa pers di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Kamis (19/1).
Membuat film tentang nasionalisme,Rizal Mantovani tidak mau yang kesannya monoton, kurang menarik. Pertama kali yang dilakukannya, dia mencari tema aktual yang relevan dengan kondisi sekarang.
"Kita mulai dari apa yang dihadpi bangsa ini. Akhirnya kita menemukan adanya ancaman cyber. Terus kita kemudian kembangkan dengan persahabatan, cinta, dan lain-lain," jelasnya.
Rizal Mantovani berharap film Adagium tidak hanya memberikan nilai-nilai yang positif untuk para penonton. Film yang akan tayang tayang akhir bulan ini juga diharapkan dapat memberikan hiburan menarik untuk para penonton.
"Adagium sendiri itu punya banyak makna, antara lain yang saya ambil adalah pernyataan. Dalam melakukan pernyataan kita kadang tidak perlu berkata. Tindakan kita adalah sebuah pernyataan sendiri," kata Rizal Mantovani.
Film Adagium bercerita tentang persahabatan tiga orang bernama Arga, Bian dan Alendra. Meski berteman, diam diam keduanya jatuh cinta kepada Alendra.
Sosok Alendra sendiri merupakan perempuan ahli IT sekaligus hacker hanya bermodalkan laptop yang telah dimodifikasi. Usai lulus SMA, Alendra melanjutkan kuliah progamming.
Arga mengambil jurusan hukum di universitas yang sama. Sedangkan Bian memiliki bercita-cita menjadi pelukis terkenal, harus bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Suatu saat Arga terjebak utang online yang membahayakan keselamatannya. Alenda diam-diam membantunya tapi ternyata hal itu malah membuat Arga marah.
Ciuman yang terjadi antara Alendra dan Bian memantik kemaharan Arga. Dia pun terbakar api cemburu.
Film Adagium diperkuat sejumlah pemain. Mereka adalah Jihan Elmira, Pangeran Lantang, Angga Asyafriena, Rizky Hanggono, Dennis Adhiswara, Teuku Rifnu Wikana, Mike Lucock, Dinda Ghania, Hans De Kraker, dan sejumlah pemain lainnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
