Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juli 2019 | 00.05 WIB

Shandy Aulia Ungkap Misteri Sosok Perawat Dalam Film 'Kutuk'

Shandy Aulia saat mampir ke kantor Jawa Pos promo film - Image

Shandy Aulia saat mampir ke kantor Jawa Pos promo film

JawaPos.com - Satu lagi film horor meramaikan layar lebar bioskop tanah air. Film berjudul 'Kutuk' segera tayang 25 Juli 2019. Film tersebut menampilkan sosok berbeda dari sang pemeran utama, Shandy Aulia.

Film 'Kutuk' bercerita tentang kutukan dari hantu perawat. Perawat itu tiba-tiba kembali muncul dan membuat penghuni panti jompo terbunuh satu per satu. Film yang disutradarai Rudi Aryanto ini dibintangi oleh Shandy Aulia, Alice Norin, Stuart Collin, Bryan Mckenzie, Vitta Mariana, Laxmi Darra, Erwin Bagindo, Ade Puspa, Nek Acih, dan Abah Yongki.

"Film Kutuk ini bercerita tentang panti jompo yang pastinya merawat orang-orang lansia. Ketika lansia tak ada anak atau keluarganya yang mau dirawat kan biasanya dititip di panti jompo. Berawal di panti jompo," kata Shandy Aulia yang tengah berbahagia karena sedang hamil anak pertama, saat promo film ke kantor Jawa Pos di Graha Pena, Jakarta, Senin (15/7).

Shandy bercerita dirinya di film itu berperan sebagai Maya, seorang pegawai baru yang bekerja sebagai perawat baru. Dia melamar pekerjaan menjadi perawat yang ternyata menemukan misteri di balik panti jompo tersebut.

"Ada misteri yang terungkap di sana. Saat syuting film tersebut saya belum hamil, akhir tahun lalu," kata Shandy.

Pemeran lainnya, aktor Bryan Mckenzie mengungkapkan keseruannya bermain film horor tersebut. Mengambil lokasi syuting di Cipanas, Puncak, Bogor, tentu ada pengalaman seru tersendiri baginya.

"Seru banget ada beberapa lokasi syuting di Puncak daerah Cipanas. Ada juga set lokasi yang sempat turun ke Ciawi lalu naik lagi ke Cibodas," jelasnya.

Peran Ganda Shandy Aulia

Film 'Kutuk' menjadi pengalaman seru bagi Shandy Aulia karena dia berperan ganda sebagai asisten produser. Menurutnya, ada beban kerja yang berbeda selain hanya menjadi pemeran film. Sebagai produser membuatnya harus mengecek segala kesiapan film tersebut hinga mengendalikan seluruh produksi sampai film akan diluncurkan.

"Karakternya enggak ada kesulitan yang terlalu menyusahkan. Saya kan jadi produser dan sebagai pemain. Harus make sure produksi. Pengalaman baru ya, dulu kan hanya pemain saja, setelah syuting pulang. Dulu hanya fokus akting. Nah di film 'Kutuk' enggak hanya fokus akting main baca skrip. Tapi juga harus terlibat hingga pasca produksi," ungkap Shandy.

Shandy menjamin film 'Kutuk' berbeda dari film horor lainnya. Sebab terdapat hampir semua genre film di dalamnya dari mulai action, drama, dan romance.

"Enggak ada film horor selengkap film ini. Benar-benar secara konten begitu kuat kamu berikan sampai cerita terbangun," ungkap Shandy Aulia.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore