
Ilustrasi tahun anjing tanah.
JawaPos.com - Sudah menjadi rahasia umum, setiap menjelang Tahun Baru Imlek pasti disambut hujan setiap hari. Beberapa orang pun percaya, jika hujan terus turun makan akan mendatangkan banyak rezeki.
Namun, sebenarnya apa sih hubungannya Imlek dengan hujan?
Pengurus Harian Vihara Dhanagun Jalan Suryakancana, Bogor, Yung Hing, menjelaskan kalau hujan hanya kebetulan yang terjadi sesuai perhitungan kalender Tionghoa sejak zaman dulu. Pasalnya di waktu lampau, kalender Tionghoa itu digunakan oleh para petani untuk bercocok tanam.
"Banyak yang bilang ini mau Tahun Baru Imlek sih jadinya hujan. Bukan begitu sih, ini memang perhitungan sejak dulu saat menentukan musim panen," kata pria yang disapa Ko Ayung itu kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Ayung pun mencontohkan perhitungan lainnya bagi para pelaut. Kalender Tionghoa juga memiliki hitungan tepat kapan nelayan bisa memancing.
"Kayak pelaut harus tahu kapan pasang surut, kalau belum lewat tanggal 4, kapalnya bisa kandas di tengah karena masih cetek," ungkapnya.
Namun, saat ditanya ramalan perhitungan bencana di tanah air dalam menyambut tahun anjing, Ayung menegaskan hal itu tak bisa dilihat berdasarkan kalender imlek. Sebab semua bencana merupakan ketetapan Yang Maha Kuasa.
"Tak ada satupun yang bisa memprediksi bencana dengan tepat. Alat pengukur gempa saja tak bisa menduga kapan gempa datang, hanya prediksi ancaman tsunami misalnya. Karena semuanya terserah Tuhan," jelasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
