Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Oktober 2025 | 16.32 WIB

Sinopsis Film There Will Be Blood, Bagaimana Ambisi Bisa Menjadi Awal dari Kehancuran

There Will Be Blood. (IMDb) - Image

There Will Be Blood. (IMDb)

JawaPos.com - There Will Be Blood adalah film drama epik periode yang ditulis dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, dirilis pada tahun 2007. Film ini adalah adaptasi longgar dari novel Oil! karya Upton Sinclair.

Film ini menampilkan Daniel Day-Lewis sebagai tokoh sentral Daniel Plainview, seorang penambang perak yang berubah menjadi pengusaha minyak yang tak kenal ampun, bersama Paul Dano, Kevin J. O'Connor, Ciarán Hinds, dan Dillon Freasier dalam peran pendukung penting.

Dilansir dari IMDb, kisah dimulai pada akhir abad ke-19 ketika Daniel Plainview, usai kecelakaan di tambang perak, mengalihkan fokusnya ke bisnis pengeboran minyak dan bertekad membangun kekayaan melalui eksploitasi ladang-ladang baru.

Daniel mengadopsi seorang anak laki-laki bernama H. W. yang menjadi alat untuk membangun citra keluarga dan kepercayaan terhadap calon penjual lahan, langkah yang kerap ia gunakan untuk memuluskan transaksi pembelian tanah berpotensi minyak.

Konflik utama muncul saat Plainview menemukan tanda-tanda minyak di wilayah Little Boston dan berhadapan dengan keluarga Sunday, khususnya saudara kembar Paul dan Eli, di mana Eli berperan sebagai pendeta lokal yang ambisius dan berkonflik langsung dengan Daniel tentang pengaruh, agama, dan uang.

Seiring pengeboran berjalan dan minyak mengalir, hubungan antara Daniel dan Eli berubah menjadi pertarungan moral dan kekuasaan. Eli menuduh bisnis Daniel tak diberkati Tuhan sementara Daniel menganggap agama sebagai alat politik yang harus ditundukkan demi keuntungan.

Kesuksesan finansial Daniel mengakibatkannya menjadi lebih tertutup dan curiga terhadap orang lain, termasuk H. W. dan karyawan-karyawannya, yang perlahan membuatnya terasing dari kehidupan sosial normal dan mendorongnya ke jalur obsesi dan paranoia.

Peristiwa tragis seperti kecelakaan pada kilang minyak milik Daniel dan kerusakan permanen yang menimpa H. W. menguji kemanusiaan Daniel, namun film menempatkan fokusnya pada bagaimana ambisi dan keserakahan mengikis sisa empati seorang pebisnis minyak satu ini.

Secara visual film menonjol melalui sinematografi Robert Elswit dan skor atmosferik karya Jonny Greenwood yang bersama-sama menciptakan atmosfer gersang, dingin, dan tak kenal ampun yang merefleksikan kondisi batin Daniel.

Ada adegan-adegan kunci yang menegaskan tema kekuasaan dan kehancuran pribadi, termasuk konfrontasi verbal yang intens di ruang makan dan adegan penutup yang menjadi klimaks moral serta psikologis bagi karakter Daniel.

There Will Be Blood diterima sangat baik oleh publik dan kritikus, dengan skor IMDb 8.2/10, Rotten Tomatoes 91%, dan Metacritic 93/100, serta mendapat pengakuan penghargaan utama termasuk Academy Award Aktor Terbaik untuk Daniel Day‑Lewis dan Academy Award Sinematografi Terbaik untuk Robert Elswit, menegaskan posisi film ini sebagai karya sinematik yang kuat secara akting, teknis, dan naratif.

Film ini pertama kali diputar pada festival Fantastic Fest pada September 2007 dan dirilis secara teatrikal di AS pada 26 Desember 2007 dengan durasi sekitar 158 menit, anggaran produksi dilaporkan sekitar 25 juta dolar AS dan pendapatan kotor global mencapai sekitar 76,2 juta dolar AS.

There Will Be Blood dinilai banyak kritikus dan organisasi film sebagai salah satu karya terbaik Paul Thomas Anderson dan sering disebut sebagai salah satu film terpenting awal abad ke-21 karena kedalaman temanya dan kualitas teknisnya.

Tema sentral film berputar pada konflik antara kapitalisme dan spiritualitas, negara batin yang hancur akibat ambisi, dan bagaimana industrialisasi serta pengejaran kekayaan dapat membentuk sekaligus merusak jiwa manusia.

Bagi penonton yang tertarik pada drama karakter intens, studi kekuasaan, dan sinema yang menempatkan nuansa lebih tinggi daripada plot aksi, There Will Be Blood menawarkan pengalaman sinematik yang menantang dan mengusik pikiran serta emosi. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore