
Film animasi dalam negeri “Merah Putih One for All” . (Istimewa).
JawaPos.com - Sonny Pudjisasono selaku eksekutif produser mengaku tidak membayar para kreator animasi yang terlihat dalam project film Merah Putih One for All. Sebab, sejak awal mereka diikat oleh kesamaan visi ingin memberikan kado menarik untuk perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 RI.
"Film ini dibuat secara gotong tanpa ada dana dari pemerintah, tanpa ada dana dari cukong. Film ini dilakukan secara gotong-royong, termasuk pengisi suara dan lain sebagainya," kata Sonny kepada JawaPos.com, Selasa (12/8).
Awalnya, dia mengaku sempat membicarakan tentang project film Merah Putih dengan beberapa kreator. Mereka tidak sanggup untuk menggarap film berdurasi sekitar 75 menit tanpa dibayar.
Sampai pada akhirnya, tim produksi bertemu dengan kreator animasi yang memiliki kesamaan visi ingin memberikan hal spesial untuk Indonesia di momen Perayaan Kemerdekaan ke-80 RI. "Kebetulan kita ketemu teman yang punya nasionalisme tinggi. Membuat film animasi 75 menit itu tidak gampang, apalagi tanpa dibayar," ungkapnya.
Seandainya film Merah Putih sepi penonton di bioskop, mereka tidak akan kecewa karena memang memiliki niat yang sama ingin memberikan kado spesial untuk bangsa dan negara. Tapi jika ada keuntungan dari penjualan tiket di bioskop, Sonny memastikan akan membaginya dengan semua tim yang terlibat dalam project ini.
"Kalau nanti untung, kita akan bagi keuntungan kepada kreator dan semua tim yang terlibat," ungkapnya.
Yang juga membuat Sonny senang, pihak bioskop dalam hal ini XXI punya semangat yang sama untuk memberikan kado di momen Perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 RI. Mereka memberikan kesempatan untuk film Merah Putih One For All tayang di bioskop mulai 14 Agustus.
"Alhamdulillah film ini mendapat respons luar biasa dan mendapat apresiasi yang sama semangatnya dari XXI, mereka mencari film bertema kemerdekaan. Kebetulan ada film animasi ini," katanya.
Sonny dan tim sengaja memilih film animasi anak karena dia melihat jarang sekali film untuk anak diputar di bioskop. "Bioskop untuk film anak memprihatinkan sekali. Kita ingin memberikan sesuatu kepada mereka dalam rangka nuansa kebangsaan merah putih," ujarnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
