JawaPos.com - Grup musik D'Masiv ternyata sudah tidak berada di bawah naungan label musik Musica Studio's dan memilih untuk menjadi grup musik independen.
Rian Ekky Pradipta selaku vokalis D'Masiv mengatakan, project terakhir grup musiknya bersama Musica Studio's saar pengerjaan album berjudul 8 yang diliris pada 20 Mei 2024.
Rian pun mengungkapkan alasan kenapa D'Masiv akhirnya hengkang dari Musica Studio's setelah sekitar 18 tahun bersama. Yaitu karena berakhirnya kontrak atau kontrak tidak diperpanjang.
"Album 8 yang rilis tahun kemarin memang akhir dari D'Masiv dengan Musica. Kami berpisah setelah kontrak selesai, kami berpisahnya juga baik-baik," kata Rian D'Masiv saat ditemui di bilangan Gatot Soebroto Jakarta Selatan, Jumat (21/2).
Sepertinya, D'Masiv dan Musica Studio's sudah membicarakan terkait rencana perpisahan ini sudah sejak lama. Terbukti, D'Masiv sudah mulai mempersiapkan diri sejak sekitar 3 tahun belakangan setelah tidak lagi berada di bawah label musik yang dipimpin Indrawati Widjaja atau akrab disapa Bu Acin.
"Kita sudah siapkan semuanya,kita sudah punya tim sendiri. Kita punya perusahaan bersama-sama dari tahun 2021," ungkapnya.
Karena sudah ada tim sendiri, maka perpisahan D'Masiv dengan Musica Studio's tidak menghalangi Rian dkk untuk tetap berkarya. D'Masiv pun kini sedang fokus mengerjakan album internasional sebagai bagian dari langkahnya untuk memekarkan sayap karier di belantika musik global.
D'Masiv menaruh cita-cita besar untuk berkarier di dunia internasional dan ingin menyebarkan musik Indonesia di pentas global. Selain itu, D'Masiv juga punya komitmen untuk mempromosikan budaya dan membuat dampak nyata di kancah internasional.
"Kami harus menaikkan level D'Masiv karena kami pikir sudah 22 tahun berkarier, sudah manggung dari Sabang sampai Merauke," ungkapnya.
Menurut Rian, keinginan berkiprah di industri musik global menjadi bagian dari cara D'Masiv untuk mensyukuri anugerah Tuhan sudah diberikan kemampuan di dunia musik. Mereka pun berkomitmen untuk mengoptimalkannya.