The Beatles yang diwakili oleh Paul McCartney dan Ringo Starr ketika tampil di
JawaPos.com - Para penggemar band The Beatles segera mendapat kejutan yang telah lama dinantikan dari idolanya.
Baru-baru ini, band kenamaan Inggris, The Beatles, akan merilis lagu terbarunya pekan depan.
Setelah lama dinantikan The Beatles akan merilis lagu barunya dengan menampilkan suara mendiang John Lennon yang dikembangkan menggunakan kecerdasan buatan, kata perusahaan rekaman Universal Music Group, dikutip Reuters, pada Kamis (26/10).
Lagu yang berjudul 'Now and Then' ini dianggap sebagai lagu terakhir The Beatles, juga menampilkan bagian-bagian yang direkam oleh anggota yang masih hidup, Paul McCartney dan Ringo Starr serta mendiang George Harrison.
"Itu dia, suara John, sangat jernih," kata McCartney dalam sebuah pernyataan. "Ini cukup emosional. Dan kami semua memainkannya, itu adalah rekaman asli Beatles."
"Pada tahun ini (2023) untuk tetap menggarap musik Beatles, dan akan merilis lagu baru yang belum pernah didengar publik, menurut saya itu adalah hal yang menarik," imbuh McCartney.
'Now and Then' bermula pada akhir 1970-an ketika Lennon merekam demo di rumahnya di New York City, di mana dia dibunuh pada 1980. The Beatles bubar pada 1970. Harrison meninggal karena kanker pada 2001.
Bertahun-tahun setelah kematiannya, istri yang ditinggalkan Lennon, Yoko Ono, menyerahkan satu set rekaman termasuk 'Now and Then' kepada anggota Beatles, yang kemudian masing-masing member menambahkan bagian mereka ke dalam rekaman tersebut.
Namun, keterbatasan teknologi membuat vokal dan piano Lennon tidak dapat dipisahkan untuk menghasilkan perpaduan musik yang pas yang diperlukan untuk menyelesaikan lagu tersebut.
Ide untuk menghidupkan kembali lagu tersebut muncul setelah serial dokumenter Peter Jackson tahun 2021 'The Beatles: Get Back' tayang. Mereka pun berhasil mengisolasi instrumen dan vokal menggunakan AI.
Teknologi yang sama diterapkan pada 'Now and Then', yang kemudian diselesaikan oleh McCartney dan Starr, kata Universal. Lagu ini akan dirilis di seluruh dunia pada 2 November.
"Itu adalah saat terdekat kami untuk bisa menerima dia kembali, jadi itu sangat emosional bagi kami semua," kata Starr, mengacu pada Lennon. "Sepertinya John ada di sana. Jauh sekali."