
Seventeen berdiri sejak tahun 2003. Tetapi, masa keemasan mereka raih di periode 2008-2011. Lagu mereka menjadi hit diputar di radio dan televisi. Kini, Seventeen hanya menyisakan Ifan selaku vokalis.
JawaPos.com - Seventeen merupakan grup band yang dibentuk pada 1999 di Jogjakarta. Grup ini digawangi oleh Riefian 'Ifan' Fajarsyah (vokal), Herman Sikumbang (Gitar), Windu Andi Darmawan (Drum), dan M Awal 'Bani' Purbani (Bass). Formasi tersebut bukan formasi awal. Tetapi, formasi terakhir Seveteen.
Formasi pertama Seventeen terdiri atas Yudhi Rus Harjanto, Herman Sikumbang, Zulianto 'Zozo' Angga, dan Windu Andi Darmawan, keempatnya mengenyam pendidikan di sekolah menengah atas (SMA) yang sama di Jogjakarta. Seventeen kemudian menelurkan album perdananya bertajuk Bintang Terpilih pada 17 Juli 2003, di bawah label Universal Music Indonesia.
Tapi, tak lama berselang, pihak label Seventeen menutup divisi lokalnya selama dua tahun, hingga menyebabkan Seventeen tak memiliki kontrak label. Namun, usai divisi lokal Universal Music kembali dibuka, Seventeen langsung kembali menandatangani kontrak. Mereka pun langsung merilis album kedua mereka yang bertajuk Sweet Seventeen di tahun 2005 dengan hit andalannya yang cukup sukses yaitu Jika Kau Percaya.
Namun, pada 2008, 3 orang personel hengkang dari Seventeen yaitu Dodi, Andi, serta Zozo. Hal itu menyebabkan personel yang tersisa kebingungan mencari pengganti posisi yang sangat krusial dalam sebuah band, yaitu vokalis yang sebelumnya diisi oleh Doni. Tapi, setelah melalui proses audisi, Seventeen akhirnya mantap merekrut Ifan sebagai vokalis baru mereka.
Bisa dibilang album ketiga Seventeen merupakan masa-masa emas band ini. Sebab, hampir seluruh lagu dari album tersebut menjadi hit di Indonesia pada waktu itu sekitar tahun 2008-2010. Siapa yang tak tahu lagu Selalu Mengalah, Untuk Mencintaimu, Jalan Terbaik, Cinta Tak Bertuan, dan Lelaki Hebat? Lagu-lagu tersebut kerap diputar di radio ataupun di televisi.
Usai merilis album ketiga, Andi yang sempat hengkang lantaran fokus pada pekerjaan sebagai karyawan bank, kembali bergabung sebagai drummer di Seventeen. Hingga pada 2011, Seventeen merilis album keempat bertajuk Dunia yang Indah. Album itu pun cukup sukses berkat hit yang berhasil meledak di jagat musik tanah air, yaitu Jaga Selalu Hatimu, Menemukanmu, Hal Terindah, dan Tetap Bertahan.
Sementara itu, pada 2013 lantaran perbedaan visi, akhirnya Yudhi memilih hengkang dari Seventeen kala album kelima Seventeen, Sang Juara akan diluncurkan dengan single Sumpah Ku Mencintaimu.
Tak sampai di situ, Seventeen kembali merilis album keenam mereka pada 2016, yang terdiri atas 3 single, yaitu Cinta Jangan Sembunyi, Bukan Main Main, Aku Gila, dan Menunggu Kamu. Album keenam Seventeen pun sukses mendapat plakat platinum dari penjualan album di posisi nomor 4.
Usai kejadian tsunami yang membuat tiga penggawa Seventeen merenggang nyawa, dua lagu terakhir mereka dianggap mampu menggambarkan rasa pilu yang dirasakan Ifan sebagai satu-satunya personel yang selamat.
Lagu tersebut adalah Kemarin yang diciptakan oleh almarhum Herman Sikumbang tahun 2016. Lagu yang menceritakan kepedihan saat tiba-tiba ditinggalkan seseorang yang dikasihi ini sesungguhnya diciptakan untuk mengenang almarhum Gus Dur.
Kini, lagu tersebut akan menjadi kenangan buat Ifan saat merindukan rekan-rekannya di Seventeen dan juga sang istri tercinta, Dylan Sahara, yang lebih dahulu dipanggil sang Pencipta.
Satu lagi lagu yang memiliki pesan yang teramat dalam untuk Ifan adalah singel terbaru Seventeen, Jangan Dulu Pergi. Lagu yang dirilis Maret 2018 itu sesungguhnya adalah single pembuka untuk album ketujuh Seventeen.
Bercerita tentang kerinduan seseorang yang belum ingin ditinggal oleh orang tercinta, tampaknya Ifan tak menyangka bahwa Jangan Dulu Pergi menjadi lagu terakhirnya bersama Herman, Bani, dan Andi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
