
Insiden senggolan Marc Marquez dan Valentino Rossi di GP Argentina 2018
JawaPos.com - Tim Movistar Yamaha menelan kekecewaan di kualifikasi GP Aragon 2018. Dua pembalap mereka, Maverick Vinales dan Valentino Rossi diprediksi bakal kesulitan merebut podium sebab harus memulai lomba di luar posisi 10 besar.
Vinales akan start dari urutan ke-11. Sedangkan Rossi mengawali balapan di posisi 18. Melihat fakta tersebut, Marc Marquez menilai ada yang salah dengan motor pabrikan Yamaha.
"Saat FP2 saya berada di belakang Vinales. Saya menilai ada yang aneh, dia tidak dapat meraih catatan waktu yang bagus. Padahal performa dan gaya balap Vinales sangatlah bagus," ujarnya dengan nada keheranan.
"Saya melihat beberapa masalah dalam motornya. Ada beberapa hal yang janggal. Ada poin yang lemah di motor mereka. Tapi saya tidak dapat memberitahu, mereka harus mencari tahunya sendiri," jelasnya yang dilansir Crash.
Tentunya Yamaha harus bertindak cepat dalam mengatasi masalah tersebut. Sebab jika dibiarkan, justru akan merugikan para pembalapnya dalam berburu poin di sisa musim ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
