Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Mei 2018 | 07.33 WIB

Sama-sama Ciptakan Wirausahawan Baru, OK OCE Digandeng Kahmipreuner

Presidium KAHMI Kamrusammad usai MOU Kahmipreuner dengan tiga lembaga. - Image

Presidium KAHMI Kamrusammad usai MOU Kahmipreuner dengan tiga lembaga.

JawaPos.com - Program One Kecamatan One Center Enterpreneurship (OK OCE) digadang Pemprov DKI Jakarta dilirik oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Karena sama-sama berprinsip itu menciptakan wirausahawan baru, KAHMI dengan program Kahmipreuner-nya pun berkolaborasi dengan program OK OCE tersebut.


Presidium KAHMI Kamrusammad mengatakan, pihaknya memiliki program yang sejalan dengan OK OCE dalam upaya menciptakan lapangan kerja dan wirausahawan baru. Untuk itu Kahmipreuner menggangeng tiga pihak. Yakninya, program OK OCE, Lariba Consulting, dan Yayasan Pesantren Enterpreneur Indonesia.


"Ini menandakan pengembangan Kahmipreneur tidak sembarangan," katanya penandatangan kesepatakan (MoU) dengan tiga lembaga bergengsi bertempat di Batik Kuring Jakarta, Rabu (2/5).


Lebih jauh Kamrusammad mengungkapkan, dengan adanya kerja sama itu, diharapkan dapat mengurangi tingkat pengangguran, meningkatkan kesejahteraan, dan kemakmuran rakyat. Lebih dari itu bisa mendayagunakan potensi ekonomi daerah melalui Program OK OCE KAHMIPRENEUR.


"Karena memang tujuan Perjanjian Kerja Sama ini untuk membangun sinergi dan kolaborasi dalam rangka pengembangan potensi, pelaksanaan program dan kegiatan kewirausahaan di daerah," ujarnya.


Sementara, Yayasan Pesantren Enterpreneur diharapkan dapat menyediakan tempat pelatihan dan kurikulum yang dibutuhkan guna menyiapkan enterpreneur handal.


"Kalau di sana kan ada fasilitas untuk pelatihan. Jadi kami tidak ingin hanya sekadar melepas begitu. Tapi akan kami bimbing dan latih supaya benar-benar menjadi enterpreneur yang maju," tegasnya.


Begitu juga kerja sama yang dilakukan dengan Lariba Consulting, diharapkan bisa ikut membantu mencetak wirausaha-wirausaha unggul yang dapat bersaing.


"Jadi mereka kita harapkan bisa menyelenggarakan program pelatihan, yang teknisnya juga disesuaikan dengan kebutuhan yang telah disepakati," tukasnya.


Dengan adanya nota kesepahaman tersebut, menunjukan program Kahmipreuner tidak hanya sekadar retorika, namun ada pelaksanaannya. Kamrusammad juga berharap, sudut pandang alumni HMI akan berubah, sehingga tidak lagi bergantung dengan orang. Melainkan menciptakan usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Tidak hanya memajukan diri sendiri tetapi menjadi kebanggan bangsa Indonesia.


Sebelumnya Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan, Pemprov DKI Jakarta berupaya menekan angka pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja baru. Salah satunya mengembangkan OK OCE untuk masyarakat, terutama kaum ibu di tengah ibu kota.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore