Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2018 | 02.29 WIB

Dukung Asian Games 2018, Transjakarta Produksi 101 Unit Bus Low Entry

Pembuatan bus Transjakarta di Pabrik Karoseri Nusantara Gemilang, Jalan Raya Kudus-Demak, Karangayar Jawa Tengah, Selasa (13/2). - Image

Pembuatan bus Transjakarta di Pabrik Karoseri Nusantara Gemilang, Jalan Raya Kudus-Demak, Karangayar Jawa Tengah, Selasa (13/2).

JawaPos.com - Menjelang perhelatan Asian Games 2018, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus menambah armada busnya. Saat ini, bus baru tengah diproduksi oleh PT Karoseri Nusantara Gemilang dan PT Karoseri Laksana.


Direktur Teknik PT Transjakarta Wijanarko mengatakan, sebanyak 101 bus yang diproduksi adalah tipe Low Entry. Sementara kebutuhan untuk Asian Games sendiri yakni hingga 300 unit bus.


“101 unit ada disini. Ini merupakan 300 unit bus low entry yang akan kita operasikan,” jelas Wijanarko saat ditemui di Pabrik Karoseri Nusantara Gemilang, Jalan Raya Kudus-Demak, Karangayar Jawa Tengah, Selasa (13/2).


Menurut pria yang akrab disapa Koko itu, bus-bus tersebut berkapasitas sebanyak 73 orang dengan total beban muatan 18 ton. Bus itu tak hanya dioperasionalkan untuk mendukung perhelatan Asian Games 2018 Agustus mendatang, namun juga sebagai feeder saat moda mass rapid transit (MRT) sudah berjalan.


“Karena saat MRT nanti, Transjakarta akan jadi feeder. Dimana nanti masyarakat tidak harus duduk, tapi kebanyakan berdiri. Seperti bus yang ada di bandara, mereka tidak mementingkan dapat tempat duduk, asal bisa sampai ditujuan tepat waktu. Tipikalnya model seperti itu,” tambahnya.


Pantauan JawaPos.com saat mengunjungi pabrik yang terletak di kawasan Kudus itu, Selasa (13/2), puluhan pekerja dengan sigap menyelesaikan perakitan bus. Terlihat beberapa kerangka bus sudah mendekati tahap finishing. Selebihnya, masih dalam bentuk terpisah.


Sementara itu, Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengaku tidak terburu-buru dalam proses produksi bus-bus yang diperkirakan memiliki harga Rp 2,1 miliar tersebut. Dia ingin bus bisa selesai pada bulan Juli 2018.


"3 sampai 4 bulan. Kita nggak buru-buru karena ngejar buat Asian Games. Jadi masih ada waktu luang," tutur Budi pada kesempatan yang sama

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore