
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Suasana berbeda terlihat di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/2). Sebuah mimbar berdiri tegak di lokasi biasa digunakan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiga Uno dalam melakukan wawancara bersama awak media.
Tak perlu lagi menjulurkan tangan untuk merekam suara keduanya saat sesi tanya jawab atau doorstop, namun disediakan sebuah speaker untuk menengadahkan mic atau telepon genggam milik wartawan.
Hal ini berbeda pada saat zaman Gubernur DKI sebelumnya seperti Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Kala itu, setiap wartawan yang bertemu tiga mantan Gubernur ini selalu mendapatkan jawaban yang ditanyakan. Namun saat ini, sangat berbeda karena Sandiaga Uno sangat memperhatikan frame untuk masuk ke dalam media televisi.
Menurut Sandi, suasana barunya adalah sebagai bentuk pemerintahan yang kekinian. "Namanya juga millennial style," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/12).
Tak hanya itu, dia secara spontan menceritakan kinerja yang baru selama dua bulan berjalan kerap kali dibandingkan dengan masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. "Pasti kita dibanding-bandingkan, itu nggak bisa terlepas bahwa kita akan selalu dibandingkan sama sebelumnya," ujar dia.
Politikus Partai Gerindra itu berjanji untuk menyatukan warga Jakarta dengan hal-hal yang mendinginkan. Terlebih lagi, waktu yang terus berjalan menuju pergantian tahun, masyarakat diharap semakin bisa membiasakan diri dengan adanya pemimpin baru.
"Saya ingin menyatukan warga. And that’s hope, ini mau masuk natal, tahun baru, festive season, kita cool down, kita jangan memanas-manaskan," tuturnya.
Meski dibanding-bandingkan dengan masa Ahok-Djarot, Sandi tetap yakin untuk bisa mengajak masyarakat supaya berhenti memecah-belah persatuan karena hingga saat ini masih ada saja perbedaan antara pendukung Anies-Sandi juga pendukung Ahok-Djarot.
Dia menambahkan, menyambut hari raya Natal dan tahun baru, masyarakat agar menjaga persatuan juga sudah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Kalau kalian mau ikut ajaran Pak Jokowi jangan bantu untuk memecah-belah ya, cool down the system," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
